Minggu, 17 Desember 2017 | 09:33

Salam, Petugas Bandara dan Durian

Doddi Irawan

MINGGU 8 Januari 2017 Jambi mendadak heboh. Seorang anggota dewan mengamuk di Bandara Sultan Thaha. Videonya beredar di media sosial. Bermacam-macam pendapat muncul dari para netizen.

Dia adalah H Salam HD, politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Salam duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014 – 2019, daerah pemilihan Jambi-3, Sarolangun – Merangin.

Dalam video yang beredar, Salam tampak memarahi seorang petugas bandara. Petugas itu ditempeleng. Kejadiannya Sabtu malam, di jalur antar-jemput, di depan bandara.

Adanya kejadian itu diakui pihak bandara. Pangkal masalahnya gara-gara parkir. Salam dilarang parkir di tempat dia semula berhenti. Petugas menegur Salam.

Meresa tersinggung, Salam lantas turun dari mobilnya. Dia langsung marah-marah. Salam juga memberitahu bahwa dia adalah anggota dewan. Dia minta waktu sebentar menunggu temannya.

Petugas bandara tetap ngotot. Dia berusaha membela diri dan menjelaskan kesalahan Salam. Tapi ya…karena sudah terlanjur emosi, Salam terus saja mengoceh.

Besok paginya, Minggu 8 Januari, video yang terbagi dari tiga bagian itu beredar di Instagram dan Facebook. Macam-macam tanggapan pun muncul. Salam juga di-bully.

TONTON : Ogah Ditegur, Anggota Dewan Ini Marahi Petugas Bandara

Tahu dirinya jadi bahan perbincangan di media sosial, akhirnya melalui akun Facebook-nya : Haji Salam, anggota legislatif yang dikenal cukup vokal ini minta maaf. Namun dia menegaskan tidak menampar si petugas bandara.

Salam pun mengakui adanya kejadian itu. Menurutnya, dia jadi cepat emosi lantaran baru saja makan buah durian. Tensinya naik, katanya. Dia juga mengaku sedang kurang sehat.

Sebelum marah-marah, Salam mengaku sudah minta izin pada petugas bandara, menunggu temannya di jalur antar-jemput penumpang. Dia minta waktu hanya dua menit.

Peristiwa mirip-mirip ini sudah kerap terjadi. Sikap “mentang-mentang” itu bukan hal baru. Merasa dekat dengan penguasa dan punya pengaruh besar, oknum anggota dewan bisa “besar kepala”.

Untuk kasus Haji Salam, alasan dia sangat tepat. Salam mengaku emosinya timbul gara-gara makan buah durian. Dalam ilmu kesehatan ternyata teori ini memang ada.

Website halosehat.com menulis, durian adalah makanan penyebab darah tinggi cepat naik, bahkan bisa mematikan. Alasan ini sepertinya bisa membenarkan argumentasi Salam.

Tapi, terlepas dari siapa Salam dan bagaimana aturan di bandara, kejadian ini tidak pantas terjadi. Kalau saja semua patuh pada aturan, peristiwa itu pasti tidak terjadi.

Sebagai seorang anggota dewan terhormat, Salam bisa saja sejak awal menunggu kerabatnya di areal parkir. Dia pasti tahu di jalur antar jemput penumpang, kendaraan tidak boleh berhenti lama-lama.

Tapi ya sudahlah… Kejadian ini jadi pelajaran. Jangan sampai terulang. Kalau sudah tahu tensi bakal naik akibat makan durian, jangan dimakan lagi ya, Bos… (infojambi.com)

Penulis : Doddi Irawan

 

Kategori Opini

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.