Sani Akui Aset Senilai Rp 7,45 Miliar Belum Teridentifikasi

KOTAJAMBI — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi masih terus menelusuri aset yang dimiliki. Hingga saat ini banyak yang belum diketahui keberadaaannya. Ada aset yang berada di dua SKPD, yaitu dinas pendidikan dan dinas PU.

Wakil Walikota Jambi, H Abdullah Sani, mengakui masih ada sebagian aset yang belum diketahui keberadaannya. Aset tetap itu misalnya peralatan dan mesin senilai Rp 38,21 miliar, yang merupakan akumulasi nilai aset dari 2005 – 2015.

“Total nilai aset tersebut telah teridentifikasi sebesar Rp 30,76 miliar, sedangkan yang belum teridentifnkasi nilai mutasinya sebesar Rp 7.45 miliar,” ujar Abdullah Sani pada Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi, Senin (19/6).

Wawako menjelaskan, aset tetap peralatan dan mesin yang tidak diketahui keberadaannya senilai Rp 12,05 miliar, telah teridentifikasi sebesar Rp 7,11 miliar. Sisanya, Rp 4,94 miliar belum diketahui rimbanya.


Untuk menemukan aset tersebut, Pemkot Jambi berupaya mencari dan menelusuri keberadaannya. Hingga saat ini jumlah aset yang sudah teridentifikasi sangat banyak.

“Kami terus berupaya melakukan penelusuran aset yang akumulasi nilainya dari tahun 2005 – 2015. Sudah banyak aset yang berhasil ditelusuri keberadaannya,” ujar Abdullah Sani.

Sementara itu, tiga fraksi DPRD Kota Jambi mempertanyakaan perihal aset Pemkot Jambi yang belum diketahui keberadaannya. Fraksi PAN,PKB dan PDIP menyarankan pemkot membentuk tim khusus menelusuri keberadaan aset. (infojambi.com)

Laporan : Dicky

 

Kategori Politik

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.