Senin, 20 Agustus 2018 | 17:43

Saniatul Lativa Ajak Masyarakat Tebo Implementasikan Pancasila

Laporan Bambang Subagio

INFOJAMBI.COM – Anggota MPR RI Saniatul Lativa mengatakan, sudah seharusnya masyarakat menyadari dan memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga konsensus dasar Indonesia atau empat pilar guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD NRI 1945 merupakan pondasi tegaknya negara Indonesia, ketika mulai banyaknya isu-isu yang berpotensi memecah belah keutuhan bangsa, “kata Saniatul Lativa saat melakukan sosialisasi empat pilar di pendopo rumah dinas Bupati Tebo, kabupaten Tebo, diikuti 120 pelajar SMA dari 12 kecamatan, Tokoh Masyarakat dan Organisasi Wanita, Minggu (3/6/2018).

Dijelaskannya setiap anggota MPR RI saat ini diwajibkan turun ke dapilnya masing-masing untuk melakukan sosialisasi tersebut ke masyarakat. Hal ini dikarenakan rasa dan nilai kebangsaan di masyarakat dirasa telah mulai terkikis.

“MPR melihat perlu kembali menanamkan empat pilar ini karena secara nasional rasa dan nilai kebangsaan ini telah terkikis, “ katanya.

Wakil rakyat dapil Jambi yang akrab disapa Sani itu mengatakan pentingnya sosialisasi empat pilar ini disebabkan ada gejala menurunnya pemahaman dan nilai-nilai kebangsaan di masyarakat.

“Urgensi pemahaman empat pilar MPR ini diberikan dikarenakan berbagai persoalan yang terjadi di bangsa ini yang sudah abai dan lalai dalam pengamalan empat pilar dalam kehidupan sehari-hari, ” kata poltisi dari Fraksi Partai Golkar itu.

Ditegaskan Sani, tanggungjawab pengamalan empat pilar adalah tanggungjawab bersama yang harus dijalankan bersama-sama dan disebarluaskan kepada keluarga dan lingkungan. “Empat pilar harus dipahami oleh seluruh masyarakat Indonesia dan menjadi panduan dalam kehidupan berpolitik, menegakkan hukum, interaksi sosial kemasyarakatan dan lainnya, ” ujar anggota komisi VII DPR RI itu.

Sani menambahkan masyarakat Tebo, hendaknya peduli dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia mengingat masih kurangnya nilai-nilai kebangsaan yang ada di masyarakat,. “Pancasila jangan hanya dihafal tapi nilai-nilai luurnya diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, ” katanya.

Editor Wahyu Nugroho

Kategori Nasional,Wanita dan Keluarga

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.