Saniatul Lativa Hadiri Pendataan Keluarga 21 di Tebo Ulu

Penulis : Dodik

INFOJAMBI.COM – Anggota Komisi IX DPR RI, Hj Saniatul Lativa SE MM, menghadiri kegiatan Pendataan Keluarga Tahun 2021 (PK21), di Desa Teluk Kuali dan Desa Melako Intan, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Jambi, Selasa (12/10/2021).

Salam kegiatan ini Saniatul didampingi oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Munawar Ibrahim S.Kp MPH, dihadiri Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Tebo, Camat Tebo Ulu, para kepala desa se-Tebo Ulu, dan ibu-ibu PKK Kecamatan Tebo Ulu.

Munawar Ibrahim menyebutkan, PK21 dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Jambi. Pendataan keluarga penting dilakukan untuk dasar perencanaan pembangunan, dari desa hingga nasional.

“Pendataan keluarga penting dalam menyediakan basis data keluarga, untuk intervensi program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana atau banggakencana dan program pembangunan lainnya di Indonesia,” ujar Munawar.

Munawar menjelaskan, data keluarga yang didapat akan dijadikan peta sasaran intervensi program, yang dapat ditelusuri dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa, bahkan sampai ke tingkat RT/RW dan keluarga sebagai unit analisis terkecil.

“Basis data ini menghasilkan profil pasangan usia subur (PUS), keluarga dengan balita, keluarga dengan remaja, dan keluarga dengan lansia yang tersedia secara lengkap. Ini data paling lengkap dari data manapun,” ungkap Munawar.

Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Tebo, dr Riana Elizabeth melaporkan bahwa kegiatan Pendataan Keluarga 2021 di daerah ini sudah selesai. Pendataan dilakukan dengan sasaran masyarakat berisiko stunting (kurang gizi kronis).

Riana berharap data keluarga berisiko stunting yang didapat dapat dijadikan pedoman intervensi pencegahan stunting berbasis keluarga. Untuk pencegahannya, dilakukan dengan pendekatan pelayanan kesehatan dan pendekatan keluarga.

“Pendataan keluarga ini sangat membantu kami di dinas kesehatan dan keluarga berencana,” ungkap Riana.

Sementara itu, anggota Komisi IX DPR RI, Saniatul Lativa menyebutkan bahwa masalah stunting sangat mempengaruhi perkembangan anak. Dia mengapresiasi kinerja BKKBN yang telah melakukan pendataan keluarga, khususnya menyasar kasus stunting.

Menurut Ketua TP PKK Kabupaten Tebo ini, hasil pendataan keluarga tahun ini bisa digunakan untuk mengatasi masalah stunting, khususnya di Kabupaten Tebo. Dari data itu pula Saniatul memperjuangkan program penanganannya melalui BKKBN pusat.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan yang diserahkan langsung oleh anggota DPR RI Saniatul Lativa, dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Munawar Ibrahim. *

Kategori Nasional

Tags: ,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.