Selasa, 23 Oktober 2018 | 21:12

Sekda Harap Jemaah Calon Haji Do’akan Provinsi Jambi

ADVERTORIAL


Sekda Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si (kopiah putih) saat menghadiri pelepasan jemaah calon haji Jambi 2018 (foto Hms)

INFOJAMBI.COM –  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si mengharapkan kepada seluruh Jemaah Calon Haji untuk senantiasa mendo’akan Provinsi Jambi, semoga kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Jambi terus meningkat.

Hal tersebut disampaikan Sekda saat Melepas Keberangkatan Jema’ah Calon Haji Kloter 22 Embarkasi Haji Antara Provinsi Jambi Tahun 1439 H / 2018 M, bertempat di Aula Arafah Gedung Asrama Haji Provinsi Jambi, Jum’at (10/8/2018) subuh.

Pesan penting yang disampaikan Sekda kepada jemaah calon haji adalah supaya jemaah menguatkan hati, ikhlas, tenang, dan senantiasa menjaga kesehatan.

“Saya harap kepada Bapak dan Ibu jemaah calon haji yang sebentar lagi akan diberangkatkan ini, sesampainya di sana, supaya mendoakan Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah yang kita cintai ini, sehingga kemakmuran dan kesejahteraannya terus meningkat. Do’a dari Bapak dan Ibu sangat dibutuhkan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi, “harap Sekda.

Sekda menyampaikan, keberangkatan jema’ah calon haji ini adalah rangkaian dari perjalanan ibadah haji dengan niat mengharapkan ridha Allah SWT yang merupakan salah satu Rukun Islam. Ibadah haji diwajibkan bagi yang mampu melaksanakannya, baik dari segi ekonomi dan kesehatan fisik maupun mental, serta memenuhi persyaratan, baik secara syariat maupun ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Sekda Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si menyalami salah seorang jemaah (foto Humas)

“Jemaah calon haji hendaknya bisa memahami hakikat dari ibadah haji itu sendiri yang berarti ibadah secara total, karena nantinya akan bermuara pada perubahan perilaku menjadi lebih baik lagi, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain, daerah, bangsa dan negara ini, “ujar Sekda.

Sekda berpesan agar jema’ah calon haji untuk menguatkan hati, ikhlas, tenang, dan meninggalkan pikiran negatif menjelang keberangkatan jemaah calon haji ke tanah suci, agar bisa tetap khusyuk dalam beribadah selama menunaikan ibadah haji.

“Khusyuk dalam menjalankankan ibadah haji sangat diperlukan, karena dengan ibadah yang khusuk, para jem’ah calon haji semakin dekat dengan nilai kemabruran haji yang berperan penting untuk meningkatkan kualitas iman, ilmu, dan amal sholeh baik secara individual maupun sosial, “ungkap Sekda.

Sekda mengingatkan, selama berada di tanah suci, jema’ah calon haji harus menjaga kesehatan karena suhu udaranya sangat berbeda dengan di tanah air, yang saat inu bisa mencapai 45 derajat celcius. Jemaah calon haji harus selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para medis yang bertugas apabila merasa tidak sehat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Drs.H.Muhammad,M.Pdi menyampaikan, jema’ah calon haji Provinsi Jambi Tahun 1439 H / 2018 M berjumlah 2.945 orang yang terbagi dalam 7 kloter keberangkatan, mulai dari kloter 20 sampai dengan kloter 26.

“Sebelumnya, kita telah memberangkatkan kloter 20 dan kloter 21, hari ini kita kembali akan memberangkatkan kloter 22 yang berjumlah 446 orang, terdiri dari Kota Jambi, Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Harusnya jemaah calon haji kloter 22 ini berjumlah 450 orang yang diberangkatkan, tetapi ada 4 orang yang sakit jadi keberangkatannya kita tunda,” tutur Muhammad.

Muhammad menerangkan, ada beberapa perubahan dalam proses keberangkatan dari tahun sebelumnya, salah satunya adalah sudah adanya rekam biometrik yang dilakukan di Asrama Haji Provinsi Jambi, yaitu proses keimigrasian, yang nantinya dimana ketika tiba di Bandara Udara King Abdull Aziz, Jedah, tidak perlu lagi melakukan rekam biometrik.

Jema’ah calon haji kloter 22 embarkasi Haji Antara Provinsi Jambi Tahun 1439 H / 2018 M (foto Humas)

“Dengan adanya rekam biometrik ini mempercepat proses jema’ah calon haji untuk menuju maktabnya masing-masing, yang sebelumnya membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menunggu rekam biometrik di Bandara Udara King Abdull Aziz, baru bisa menuju ke maktab, “terang Muhammad. (Richi/Mustar/Amirzan).***

Editor Wahyu Nugroho


Kategori Agama,Provinsi

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.