Sekda Harap Program BPR-BPRS Edukasi Masyarakat

KOTAJAMBI — Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H. Erwan Malik MM mengharapkan berbagai program Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPR-BPRS), yakni dengan berbagai promosi deposito, tabungan, maupun kredit yang sangat sederhana tanpa agunan, tidak hanya untuk mengejar keuntungan, tetapi juga mengedukasi masyarakat.

Harapan tersebut dikemukakan oleh Erwan Malik saat Melepas Jalan Santai Dalam Rangka Hari Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPR-BPRS) Nasional, bertempat di halaman depan Kantor Gubernur Jambi, Telanaipura Kota Jambi, Minggu (21/5).

Dalam rangka memperingati Hari BPR-BPRS Nasional 2017, Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) mengadakan Jalan Sehat 5K dengan membagikan banyak doorprize diantaranya sepeda motor, sepeda gunung, kulkas, TV, mesin cuci, hp, kipas angina, dan berbagai hadiah lainnya. Rute jalan santai tersebut adalah start di depan RRI Jambi (Telanaipura) – Dinas Kesehatan Provinsi jambi – Unja Telanaipura – Simpang BI – dan finish di depan RRI Jambi (Telanaipura).

Pembelajaran (edukasi) yang dimaksudkan Sekda adalah agar dengan berbagai usaha yang telah dilakukan oleh pihak BPR-BPRS dapat membantu masyarakat supaya ekonominya meningkat dan maju, diantaranya, memberikan pemahaman dan kesadaran terhadap masyarakat untuk gemar menabung, memberikan kredit untuk UKM/UMKM seperti home industry sekaligus memberikan wadah penyaluran untuk penjualan produk, serta melakukan pelatihan dan penyuluhan bagi UKM/UMKM sebagai transformasi pengetahuan dan teknologi guna meningkatkan kualitas produk dan laba.

Sekda menegaskan, peran serta BPR dalam memajukan ekonomi masyarakat di daerah sangat penting.

Sekda menjelaskan bahwa bank memiliki fungsi sebagai Agen Pembangunan (Agent of Development, yakni sebagai salah satu badan usaha, dan bank tidaklah semata mengejar keuntungan (profit oriented). “Bank harus ikut bertanggung jawab dalam pembangunan nasional untuk peningkatan taraf hidup masyarakat banyak, serta dalam kehidupan sosial,” ujar Sekda.

“Fungsi BPR tidak hanya sebagai penyalur kredit kepada para nasabah pengusaha mikro, kecil dan menegah, tetapi juga menerima simpanan dari masyarakat. Penyaluran kredit kepada masyarakat mengunakan prinsip 3T yaitu, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, Tepat Sasaran, karena proses kreditnya yang relatif cepat, persyaratan lebih sederhana dan sangat mengerti akan kebutuhan nasabah,” ungkap Sekda.

“Salah satu indikator peningkatan kinerja ekonomi suatu negara atau daerah ditunjukan oleh kuantitas maupun kualitas perbankan. Maka dari itu, pemerintah sangat mendukung Bank Perkreditan Rakyat (BPR) membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) yang berada di Provinsi Jambi ini,” lanjut Sekda.

“Saya kembali mengingatkan kepada pihak BPR-BPRS agar lebih responsif, pro-aktif, independent dan tidak memihak kepada satu golongan tertentu dalam memberikan pelayanan, dan diharapkan semakin menyentuh keseluruh lapisan masyarakat, salah satunya pengusaha UMKM. Perbankan turut berperan dalam mengembangkan dan memberdayakan UMKM yang merupakan urat nadi perekonomian daerah dan nasional,” tutur Sekda.

Selanjutnya, Sekda menghimbau masyarakat Provinsi Jambi untuk bersama-sama menumbuhkan kesadaran pentingnya menabung (saving plan) demi masa depan, serta sebagai wujud partisipasi dalam mengembangkan sektor perbankan. “Sebagai motivasi bijak bahwa tidak seorang pun menjadi kaya hanya karena penghasilannya besar. Kekayaan menjadi nyata bila kita menyimpan atau menyisihkan dana setiap bulannya dan diinvestasikan,” pungkas Sekda.

Ketua DPD Perbarindo cabang Jambi, P.H. Manik menjelaskan, momentum Hari BPR-BPRS Nasional Tahun 2017 untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang perbankan, khususnya industri Bank Perkreditan Rakyat.

“Semoga Hari BPR-BPRS Nasional membangun semagat industri BPR-BPRS untuk bangkit, tumbuh, dan berkembang ditengah persaingan usaha yang semakin sengit dan dalam pusaran regulasi yang semakin ketat, dapat membangkitkan UKM/UMKM di Provinsi Jambi,” jelas Manik.

Dikatakan Manik, BPR-BPRS merupakan bank 100 persen Indonesia, dan sahabat UMKM di Indonesia. Selain itu, produk BPR yaitu tergabung, deposito dan kredit dan produk BPRS yaitu gabungan iB, deposito iB dan pembiayaan. “Menyimpan uang di BPR-BPRS sangat aman dan dijamin oleh LPS. Proses kredit atau pembiayaan di BPR-BPRS juga sangat mudah, cepat dan sederhana,” tutur Manik.

Turut serta dalam acara tersebut, Anggota DPR-RI Komisi XI Dapil Jambi, Hj.Elviana, Kepala OJK Perwakilan Jambi, Darwisman, Direksi BPR berserta jajarannya, para nasabah BPR, serta para undangan lainnya. [infojambi.com]

Penulis : Sapra Wintani || Photografer : Novriansah

 

Kategori Provinsi

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.