Kamis, 23 Mei 2019 | 00:08

Selain Tempat Wisata, Taman Anggrek Juga Sebagai Tempat Pembelajaran

PENULIS : RIFKY RHOMADONI
EDITOR : WAHYU NUGROHO

INFOJAMBI.COM – Taman Angggrek Sri Sudewi yang berada di Telanaipura Kota Jambi, diresmikan pada tahun 1984 oleh Ibu Tien Soeharto, istri Presiden ke-2 Republik Indonesia Soeharto.

Bermula pada saat Ibu Tien Soeharto berkunjung Ke Belanda dan melihat Taman berisi Banyak bunga.

Terinspirasi dari sanalah, Ibu Tien Soeharto berniat membangun Taman Bunga di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya Taman Anggrek Sri Sudewi.

Taman yang berada di depan Kantor Gubernur Jambi ini, mulai di kelola oleh Dinas Tanaman Pangan Provinsi Jambi pada 2010, yang memiliki luas keseluruhan 2,4 hektar. Namun, karena adanya pembangunan RTH (Ruang Terbuka Hijau), sekarang taman anggrek memiliki luas 2 hektar.

Di Taman Anggrek Sri Sudewi, memiliki 3 Jenis anggrek yakni, Anggrek Tanah, Anggrek Alam, dan Anggrek Hibrida. Anggrek tanah adalah anggrek yang paling banyak ditanam di taman anggrek ini, sekitar 1.200 anggrek.

Di taman ini tidak hanya menyajikan kebun anggrek, tetapi juga terdapat kolam teratai, jembatan, gazebo, tempat bermain anak, serta laboratorium kultur Jaringan, yang digunakan untuk mengembangkan tanaman Anggrek.

Pimpinan Pengurus Taman Anggrek Sri Sudewi, Poppy Handayani menyebutkan, ditaman ini bukan hanya sebagai tempat wisata, tapi juga sebagai tempat pembelajaran pengetahuan tentang Anggrek, bagi siswa dan siswi, tentang tata cara, bagaimana mengurus dan mengembangbiakkan tanaman anggrek.

“Para mahasiswa juga bisa melakukan penelitian di Laborarorium taman anggrek,” Jelasnya

Selain melihat jajaran tanaman Anggrek, pengunjung juga bisa membawa pulang tanaman anggrek beserta bibitnya. Satu tangkai anggrek di hargai Rp 7.500, sedang kan untuk bibitnya berkisar Rp10.000/potnya.

Salah satu pengunjung taman anggrek, Merry mengungkapkan, taman anggrek memiliki Suasana yang Nyaman dan tenang. Selain itu tempatnya yang luas dan asik. “Tempatnya Cocok untuk liburan Keluarga,” imbuhnya

Taman anggrek Sri Sudewi, setiap tahunnya mendapatkan biaya pengelolaan dari APBD Jambi. Di tahun 2019 Pemprov Jambi mengeluarkan Dana 380 juta untuk pengelolaan taman anggrek.

Taman anggrek Buka setiap hari, Mulai Pukul 08.00 sampai 17.00 wib dimana untuk sekali masuk, pengunjung dewasa hanya membayar Rp4.000 sedangkan untuk rombongan bisa mendapatkan harga yang lebih murah.***

Kategori Wisata - Seni - Budaya

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.