Semarak Ramadan Batang Hari 2026: 1.035 Peserta Ikuti Lomba Keagamaan

Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, secara resmi membuka kegiatan Semarak Ramadan Batang Hari Super Tangguh 2026 di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Senin (2/3/2026).

Reporter: Notasari Yani | Editor: Izwan Sholimin
Semarak Ramadan Batang Hari 2026: 1.035 Peserta Ikuti Lomba Keagamaan
Semarak Ramadan Batang Hari 2026: 1.035 Peserta Ikuti Lomba Keagamaan

INFOJAMBI.COM – Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, secara resmi membuka kegiatan Semarak Ramadan Batang Hari Super Tangguh 2026 di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Senin (2/3/2026).

Agenda tahunan ini menghadirkan berbagai cabang lomba bernuansa keagamaan, mulai dari rebana hingga tausiyah antarpejabat, sebagai bagian dari syiar dan penguatan nilai keislaman selama bulan suci Ramadan. Tercatat sebanyak 1.035 peserta dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat umum turut ambil bagian dalam pembukaan kegiatan tersebut.

Baca Juga: Diangggap Tak Becus, Delapan Da'i Diberhentikan

Dalam sambutannya, Bupati Fadhil Arief menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.  

“Bulan Ramadan adalah bulan yang mulia. Kegiatan ini menjadi pemantik untuk mengasah kemampuan keimanan dan ketakwaan kita,” ujarnya.

Baca Juga: Takut Arsip Kocar Kacir, Sejumlah OPD Dikumpulkan

Ia menjelaskan bahwa peserta terbagi dalam dua kategori, yakni ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari dan masyarakat umum. Menurutnya, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Fadhil juga berpesan agar para pegawai menjadikan perlombaan sebagai sarana meningkatkan kapasitas diri.  

“Jadikan momen lomba ini untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan kita di bulan Ramadan, serta tetap semangat dalam menjalani ibadah,” tambahnya.

Baca Juga: Dinas Kominfo-BPS Batanghari Jalin Kerjasama

Pada pelaksanaan tahun ini, terdapat penambahan cabang lomba rebana yang sebelumnya belum pernah digelar. Fadhil mengungkapkan ide tersebut muncul setelah dirinya berdialog dengan sejumlah ibu-ibu dalam kegiatan MTQ tingkat kecamatan.  

“Awalnya kami khawatir lomba rebana ini tidak diminati karena biayanya cukup tinggi. Namun Alhamdulillah, pesertanya antusias dan tahun ini bisa kita laksanakan,” jelasnya.

Selain rebana, lomba tausiyah antarpejabat juga menjadi perhatian. Fadhil menyebut kegiatan tersebut bertujuan mengasah kemampuan pejabat dalam menyampaikan pesan keagamaan.  

“Jangan hanya pandai berpidato, tetapi juga harus mampu menyampaikan pesan keagamaan,” tuturnya.

Suasana pembukaan berlangsung meriah. Para pejabat tampak mengenakan tanda pengenal peserta dan bersiap mengikuti perlombaan. Sejumlah anak dari Madrasah Takmiliyah Ula juga terlihat antusias berpartisipasi. Ruangan dipenuhi penonton yang menyaksikan penampilan peserta dengan ekspresi tegang sekaligus penuh semangat.***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya