Sabtu, 21 Oktober 2017 | 17:07

Sia-Sia !!! Waterboom Seharga Rp 24 Miliar Jadi Tempat Mesum

Waterboom Muarabulian terbengkalai || raden

MUARABULIAN — Sarana rekreasi waterboom di Batanghari kini menyedihkan. Waterboom seharga Rp 24 miliar lebih itu dibangun dengan dana APBD 2012.

Waterboom ini dibangun seyogyanya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk jangka panjang, diharapkan bisa mengurangi rasio pendapatan daerah dan pemerintah pusat.

Kondisi waterboom itu kini cukup mengkhawatirkan. Warga Batanghari mengkritik tajam pembangunan waterboom yang diresmikan 2013 itu.

“Parah nian kondisinyo. Kaco-kaco pecah, WC dan pintu hancur. Semaklah tinggi. Sudah tigo tahun diresmikan, apo hasil untuk PAD. Pemerintah harus benahi, kalau dak tu bongkar bae,” kata warga Muarabulian, Aan.

Waterboom tersebut sudah lama tidak beroperasi. Fasilitasnya banyak yang rusak, bahkan ada yang hilang. Celakanya lagi, lokasi Waterboom kerap dijadikan tempat mesum oleh para remaja.

Di kawasan waterboom sering ditemukan bungkus kondom dan puluhan sachet bekas obat batuk cair. Obat batuk ini diduga dijadikan bahan untuk mabuk-mabukan oleh kalangan remaja.

Kepala Satpol PP Batanghari, Ahmad Haryono, selalu melakukan patroli malam ke kawasan waterboom. Begitu melihat anggota Satpol PP datang mereka kabur. (infojambi.com/D)

Laporan : Raden

Kategori Wisata

Tags:

1 Judul Komentar

  1. Almubayti jannah

    apa yg dikatakan warga bulian untuk mghancurkan sesuatu yang sia sia itu benar. kecuali yang sia sia sia itu disulap menjadi tempat yang bermanfaat.

    sebagai pemudi bulian, saya cukup tercengang dng berita ini dimna tmpat itu dijadikan tempat yang tidak bermoral.

    Balas

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.