SKK Migas – PetroChina Jabung Dorong Literasi dan Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program Kebun Literasi di Desa Pandan Jaya dan Pandan Makmur

Kegiatan Kebun Literasi, di Perpustakaan Cendikia, Pandan Jaya, Geragai, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Jumat, kolaborasi antara SKK Migas – PetroChina Jabung dan UIN STS Jambi.

Reporter: Henrosta | Editor: Doddi Irawan
SKK Migas – PetroChina Jabung Dorong Literasi dan Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program Kebun Literasi di Desa Pandan Jaya dan Pandan Makmur
Kegiatan Kebun Literasi, di Kecamatan Geragai, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Jumat, kolaborasi antara SKK Migas – PetroChina Jabung dan UIN STS Jambi | foto : henrosta

INFOJAMBI.COM — SKK Migas bersama PetroChina Jabung Ltd (PCJL) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). 

Salah satunya dengan menggelar kegiatan Kebun Literasi, di Perpustakaan Cendikia, Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jumat (30/1/2025).

Baca Juga: SKK Migas – PetroChina Raih CSR Award 2016

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara SKK Migas–PetroChina Jabung Ltd dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melalui program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), yang mengintegrasikan penguatan budaya baca dengan edukasi lingkungan.

Act. Comdev Supervisor PetroChina Jabung Ltd, Mulyono Eko, mengatakan program Kebun Literasi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan SKK Migas–PetroChina dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah sekitar operasi perusahaan.

Baca Juga: Wagub Harap Kerjasama dengan SKK Migas Semakin Baik

"SKK Migas–PetroChina tidak hanya fokus pada sektor energi, tetapi juga berkomitmen membangun masyarakat. Kebun Literasi ini mengajak anak-anak mengenal Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan belajar langsung melalui praktik menanam, sehingga literasi tidak sebatas membaca, tetapi juga memahami alam sekitar," kata Eko 

Menurutnya, program ini dirancang sebagai model pemberdayaan masyarakat yang holistik dan berkelanjutan. Selain menyasar anak-anak, SKK Migas–PetroChina juga mengembangkan program Sekolah Lansia Tangguh dan Revitalisasi Taman Baca Masyarakat (TBM) di beberapa desa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Baca Juga: 500 Anak SD se-Tanjabtim Dapat Lagi Bantuan PetroChina

Dua pilar pemberdayaan SKK Migas – PetroChina dalam program Sekolah Lansia Tangguh, SKK Migas – PetroChina bersama UIN Jambi melaksanakan kegiatan di dua lokasi, yakni Kelurahan Pandan Jaya melalui Sekolah Lansia Matahari dan Desa Pandan Makmur melalui Sekolah Lansia Sehat Ceria.

Sebanyak 85 lansia terlibat aktif dalam program ini, dengan materi pembelajaran meliputi edukasi kesehatan, pembinaan spiritual, hingga pelatihan keterampilan produktif seperti pembuatan sabun dari minyak jelantah dan teknik ecoprint. Program ini bertujuan agar para lansia tetap sehat, mandiri, dan memiliki aktivitas bernilai ekonomi.

Sementara itu, pada program revitalisasi TBM, SKK Migas–PetroChina menyasar tiga desa, yaitu Pandan Jaya, Pandan Makmur, dan Pandan Lagan. TBM tidak hanya difungsikan sebagai tempat membaca, tetapi juga dikembangkan menjadi pusat kreativitas dan literasi digital masyarakat.

Kegiatan yang dilakukan antara lain pelatihan bagi pengelola TBM melalui Training of Trainers (ToT), dongeng edukatif untuk anak-anak, praktik ecoprint bagi siswa sekolah dasar, serta pelatihan literasi digital untuk remaja.

Kebun Literasi Kenalkan Botani Sejak Dini

Dosen Pengabdian Kepada Masyarakat UIN Jambi, Nailul Husna, menjelaskan bahwa Kebun Literasi bertujuan mengenalkan literasi botani kepada anak-anak secara sederhana dan menyenangkan melalui pengalaman langsung.

"Anak-anak belajar mengenal jenis tanaman, bagian tanaman, dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan cara ini, minat baca anak meningkat sekaligus tumbuh kepedulian terhadap lingkungan sejak dini," kata Nailul.

Dosen UIN STS Jambi, Nailul Husna | foto : henrosta
Dosen UIN STS Jambi, Nailul Husna | foto : henrosta

Teknik menanam yang digunakan adalah metode potting (polybag) dengan media tanam berupa campuran tanah, kompos, dan sekam. Teknik ini dipilih karena praktis, aman, serta sesuai dengan kondisi lahan di sekitar perpustakaan yang rawan banjir.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 siswa SDN 114/X Pandan Jaya yang didampingi guru Nur Wijaya dan pustakawan sekolah Rista, dengan pemateri Tati Wulandari.

Salah satu peserta, Muhammad Aqil Ayassi, siswa kelas 6, mengaku kegiatan tersebut sangat menarik karena belajar dilakukan secara interaktif.

"Belajar sambil bermain dan kerja kelompok, jadi lebih mudah memahami tanaman dan fungsinya," ujarnya.

Melalui program ini, SKK Migas–PetroChina berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya literat secara akademik, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat. ***

Salah satu peserta, Muhammad Aqil Ayassi | foto : henrosta
Salah satu peserta, Muhammad Aqil Ayassi | foto : henrosta

 

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya