Sumbang Saran dan Pemikiran Orang Adat Sangat Dibutuhkan

H Al Haris saat membuka Musda LAM Merangin.

INFOJAMBI.COM – Bupati Merangin, H Al Haris, Kamis (2/11), membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-7, Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi Bumi Tali Undang Tambang Teliti Kabupaten Merangin.

Musda LAM yang berlangsung di Balai Adat Kabupaten Merangin tersebut, diikuti para pemuka adat, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan sejumlah Kepala Desa.

“Saya sangat memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Semoga nanti akan terpilih ketua yang betul-betul memahami tugas pokok dan fungsi Lembaga Adat Melayu Jambi – Merangin ini,” ujar Bupati.

Ditegaskannya, keberadaan LAM sangat penting. Begitu juga dengan berbagai kritikan, sumbang saran dan berbagai pemikiran orang adat, sangat dibutuhkan untuk membangun Kabupaten Merangin menjadi MANTAP.

Ketua Lembaga Adat Kabupaten Merangin, Abdulah Gemuk, menambahkan, Musda LAM kali ini, mengangkat tema “Kita perkuat seni budaya dan wawasan ke-bhineka tunggal ika-an dalam mewujudkan Merangin Emas 2018.

Pada Musda itu, muncul berbagai perkembangan baru terkait LAM. Salah satu perkembangan itu, kedepannya peran kepala daerah, baik Gubernur, Bupati/Walikota, Camat dan Kades, tidak lagi berperan sebagai penasehat dan pembina.

Mereka fungsinya sebagai pemangku dan sesepuh adat. Sedangkan untuk tingkat Kecamatan, namanya, tidak disebut LAM Kecamatan, tapi Badan Musyawarah Adat. ( Teguh – Merangin )

Kategori Merangin

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.