Jumat, 16 November 2018 | 19:33

Sumur Bor Tertua di Bajubang Produksi Minyak 12 Ribu Barel

Penulis : M Asrori S
Editor : M Asrori S

Syapiul Amin dan sumur minyak tertua di bajubang masik aktif.

INFOJAMBI.COM – Salah satu sumur bor minyak tertua di Pertamina Bajubang, masih mampu memprodukdi minyak 12 ribu per hari (BOPD).

Pernyataan itu diungkapkan Supervsor lapangan PBMSJ, Bajubang, Syapiul Amin, kepada puluhan wartawan Media Cetak, Online dan Televisi yang tergabung dalam Forum Jurnalis Migas (FJM) wilayah Jambi, saat turun langsung ke lapangan produksi minyak Pertamina EP Bajubang, Kabupaten Batanghari Jambi, Senin (5/11/2018).

Menurut Syafiul Amin, sumur tua dan pertama BJG 001 Bajubang tersbut dibuka sejak 1 Oktober 1922. awalnya memproduksi gas sebesar 67.089 MSCF/DAY (GAS) ton per hari.

Sejumlah Jurnalis saat meninjau sumur minyak di Bajubang.

“Sumur bor peninggalan Belanda ini, kemudian tutup sementara 8 April 1977, dan dibuka kembali (Reaktifasi) sejak 20 Juni 2000 lalu. Sumur ini mampu hingga kini mampu memprodusi minyak sebesar 12 ribu barel per hari (BOPD),” ujar Syafiul Amin.

Pria asli Bengkulu dan kini menetap di Muara Bulian ini, mengaku, sebelumnya pernah bekerja di PetroChina di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, selama enam tahun, baru kemudian bergabung di Pertemina EP Bajubang, sejak tahun 1985 lalu.

“Tanggung jawab Supervisor atau pengawas lapangan, menurutnya menjaga dan mengawasi semua fasilitas produksi dilapangan, di dua tempat, salah satunya di Bajubang ini, kata Syapiul Amin.

Kegiatan Media Field Trip, di TAC Pertamina EP-PBMSJ, Bajubang, kali ini juga dihadiri di Ketua FJM Jambi, Mursyid Sonsang, Field Manager PBMSJ, Nicko, Kabag Humas SKK Migas, Muhammad Agus, perwakilan KKKS wilayah Jambi yakni PT Petrochina Jabung Ltd, Montdor Oil Tungkal, Pertamina EP dan PT Mandala Energy Lemang PSCLTE.***


Kategori Lensa

Tags: ,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.