Supaya Tidak Macam-Macam Lagi, Sanusi Dipindah

Penulis : Tim Liputan || Editor : Dodik

Massa gelar aksi di gedung KPU Provinsi Jambi (ist)

INFOJAMBI.COM – Massa aksi demonstrasi mempertanyakan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi, atas teguran terhadap salah satu komisioner, M Sanusi, Selasa kemarin.

Massa yang dikomandoi Muhammad Madel dan Ritas Mairiyanto itu menyoal turunan putusan DKPP, yang menjatuhkan sanksi administrasi pelanggaran berat terhadap Sanusi, namun belum dilaksanakan.

Ritas sangat menyayangkan sikap KPU itu. Dia menduga ada pembiaran oleh KPU, karena Sanusi sedang menjalankan sanksi administrasi berat yang diputuskan DKPP.

“Mau jadi apa Sanusi. Makan gaji buto. Enak ya jadi komisioner KPU, bermasalah tidak masuk kantor, gaji jalan terus,“ cetus Ritas.

Sementara, Aidil Putra, selaku korlap aksi menyatakan, seharusnya Sanusi dipecat dan diberhentikan seperti anggota KPU lainnya yang terlibat dugaan persekongkolan dengan paslon kepala daerah.

“Jika hal ini dibiarkan, kuat dugaan Sanusi tetap beroperasi di luar kantor karena ada pengaruh politik yang sedang ia alami. KPU harusnya mempertegas posisi Sanusi, apakah masih komisioner KPU atau tidak,” jelasnya

Ketua KPU Provinsi Jambi, M Subhan, menyinggung soal Sanusi yang jarang ngantor belakangan ini, menyebutkan bahwa Sanusi ada masuk kantor, walau jarang.

“Kalau wartawan rame, dio dak mau ngantor, tapi adolah dia masuk kantor sekali-kali,” katanya.

Terkait desakan penon-aktifan, Sanusi kembali mempertegas bahwa  itu bukan kewenangannya. Itu kewenangan KPU Pusat.

Solusi yang diambil KPU Provinsi Jambi, Sanusi di-rolling ke divisi lain. Langkah ini juga hasil dari dialog bersama tim KPU RI.

BACA JUGA : Selamatkan KPU Provinsi Jambi, Massa Desak Sanusi Dinon-aktifkan

“Solusinya Sanusi jangan lagi tangani divisi teknis yang bersentuhan dengan banyak orang. Bisa saja pindah ke divisi SDM, karena rekrutmen PPK dan lainnya sudah selesai,” tegas Subhan.

Sidang pleno akan digelar Senin pekan depan di KPU Provinsi Jambi. ***

Kategori Politik

Tags: ,,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.