Rabu, 14 November 2018 | 19:12

Tak Kuat Mengurus Ibunya Sedang Sakit, Siswi Pesantren Gantung Diri

Reporter : Jefrizal
Editor : M Asrori S

Aparat kepolisian saat melakukan pemeriksaan terhadap Jenazah korban RA.

INFOJAMBI.COM – Warga Kecamatan Muara Siau dibuat heboh, pasalnya seorang siswi pesantren Depati Agung, Dusun Pendung, Desa Rantau Macang, Kecamatan Muara Siau, ditemukan tewas tergantung, di kamarnya menggunakan sehelai kain.

Penemuan jasad RA (16), siswi Pondok Pesantren Dusun Pendung, Desa Rantau Macang, terjadi Senin (29/10/2018) sekitar pukul 11.00 wib. Kakak korban IK (18) yang pertama kali melihat adiknya RA, dalam kedaaan tergantung di dalam kamar rumahnya. menggunakan sehelai kain.

Melihat kejadian itu, IK langsung memberitahu orang tuanya dan warga sekitar. Orang tua korban dan warga langsung mendatangi lokasi kejadian. lalu menurunkan korban dari kain gantungan.

Aparat kepolisian Polsek Muara Siau yang mendapatkan informasi, langsung mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan olah tempat kejadian. Setelah memeriksa saksi-saksi dan olah tempat kejadian, di duga kematian korban akibat murni gantung diri.

Informasi dari pihak kepolisian, di ketahui jika semasa hidup korban yang mengurusi ibunya yang sedang sakit. Tak hanya itu, korban juga mengurusi dua adiknya, selama ibunya terbaring sakit.

Tak kuat dengan kehidupan yang di jalaninya sehari-hari akhirnya korban tega mengakhiri nyawanya dengan cara gantung diri.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Muara Siau, IOTU Hitler Sinaga, membenarkan ada seorang siswi pesantren tewas gantung diri di rumahnya.

“Korban ditemukan sudah tewas tergantung, menggunakan sehelai kain di dalam kamar oleh kakak kandungnya. Saat ini murni korban gantung diri, karena pihak keluarga tidak mau dilakukan visum. Maka kita membuat surat pernyataan, untuk tidak menuntut kasus ini di kemudain hari,” jelas Iptu Hitler Sinaga, Senin (29/10/2018).

Kapolsek juga mengatakan, dari hasil penyelidikan anggotanya dilapangan, korban tega mengakhiri dirinya, karena depresi melihat ibunya yang tak kunjung sehat, di tambah dengan korban yang harus merawat kedua adiknya setiap hari.

“Untuk jasad korban sudah dikebumikan pihak keluarga di Dusun Sepandung, Desa Rantau Mancang. Sedangkan barang bukti berupa kain untuk korban mengantung diri, sudah kita bawa ke Polsek Muara Siau,”tutupnya.***


Kategori Hukrim

Tags: ,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.