Kamis, 25 Mei 2017 | 15:53

Bekas Sekolah China Ini Diambil Pemda

Bekas Sekolah China jadi milik pemda || raden
Bekas Sekolah China jadi milik pemda || raden

MUARABULIAN — Selama bertahun-tahun Pemkab Batanghari belum berani mengaku sebagai pemilik dua lahan milik warga Tionghoa, di Jalan Jenderal Sudirman, Muarabulian, tepatnya di depan kompleks BBC.

Berdasarkan keputusan Kemenkeu RI No 287/KM.6/2016 tentang kepemilikan aset bekas asing/Tionghoa, lahan seluas 788 m2 itu sah jadi milik Pemkab Batanghari.

Begitu juga aset bekas warga asing yang jadi rumah dinas Kepala SMPN 1 Batanghari. Tanah seluas 217 m2 di Muaratembesi, berdasarkan keputusan Kemenkeu No 343/Km.6/2016, resmi menjadi milik pemda.

Tanah warga asing itu peninggalan eks sekolah China. Surat hibah penyerahan aset tersebut diterima Pemkab Batanghari, baru-baru ini, dari Kemenkeu melalui Ditjen Kekayaan Negara Kanwil DJKN Sumbagsel.

Penyerahan aset dihadiri Asisten III dan Kabag Aset Setda Batanghari, di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), hasil usulan Pemkab Batanghari sejak tahun 2014.

“Aset-aset yang selama ini menganggur akan kami berdayakan untuk peningkatan PAD,” kata Kabag Aset, Deny Eko.

Deny mengatakan Eks Sekolah China dan Bangunan Kepala SMP 1 Tembesi telah diusulkan ke pemerintah pusat sejak 2014, tapi baru terealisasi tahun 2016.

Bakal untuk apa dua lahan itu, menurut Deny tergantung bupati. Apapun yang akan dibangun di sana, intinya sumber PAD kedepan.

Saat ini bangunan bekas Sekolah China kondisinya cukup memprihatinkan. Banguna itu disewakan dengan tarif Rp 1 juta per pintu per tahun. Uang sewanya masuk ke kas daerah. (infojambi.com/D)

Laporan : Raden

Kategori Hukrim

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.