Minggu, 25 Juni 2017 | 00:27

Tanjabbar Dibersihkan dari Prostitusi

Pasangan bukan muhrim terjaring razia || raini
Pasangan bukan muhrim terjaring razia || raini

KUALATUNGKAL — Sungguh miris. Di Kualatungkal yang dikenal sebagai gudang ulama dan da’i, ternyata marak praktik dengan prostitusi.

Terbukti, ketika razia di sejumlah hotel dan rumah kos, belum lama ini, ditemukan 21 orang bukan muhrim tidur sekamar dan berbuat asusila.‎

Untuk meminimalisir maraknya prostitusi dan kejahatan lainnya, Satpol PP Tanjabbar bersama TNI, Polri, camat dan lurah, melakukan penertiban.

Dalam razia terakhir, 10 pasangan mesum diamankan. Empat diantaranya tidak bisa menunjukkan kartu identitas.

Razia dipimpin Kepala Satpol PP Tanjabbar, M Yunus, diikuti Kabag Ops Polres Tanjabbar, Kompol Ronald B Parhusip Nainggolan, Kasat Sabhara AKP Manalu.

Sasaran razia, Hotel Sungai Batang Indah, Hotel Mulia, Hotel City, Hotel Cahaya dan Hotel Setia Jaya. Sedangkan rumah kos yang dirazia di Jalan Kamboja dan sekitar Hotel City.‎

Yunus mengungkapkan, razia digelar karena banyaknya laporan warga soal aksi mesum marak dilakukan di hotel dan rumah kos.

Pasangan bukan muhrim ditangkap. Setelah diperiksa, mereka tidak bisa menunjukkan bukti identitas sebagai suami isteri.

Mereka digelandang ke kantor Satpol PP guna membuat surat penyataan tidak akan mengulangi perbuatannya. Jika masih kedapatan, sanksi hukum sudah menunggu.

Razia hotel dan rumah kos kini menjadi agenda rutin aparat keamanan. Tanjabbar akan dibersihkan dari prostitusi, sesuai instruksi bupati dan MUI Tanjabbar.

Kabag Ops Polres Tanjabbar, Ronald, menambahkan, pihaknya siap mendukung Satpol PP memberantas penyakit masyarakat tersebut. (infojambi.com/D)

Laporan : Raini

Kategori Hukrim

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.