Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:39

Tanjabtim Juara Umum, Romi : Alhamdulillah Sejarah Ditorehkan

Laporan Willy Bronson

INFOJAMBI.COM — Kafilah kabupaten Tanjung Jabung Timur berhasil menjadi juara umum MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) ke-38 Tingkat Provinsi Jambi, di Kabupaten Batanghari. Mengantongi poin 92, Tanjabtim unggul jauh dari Kota Jambi dan tuan rumah, Batanghari, yang masing-masing mengumpulkan poin 82 dan 57.

MTQ 38 resmi ditutup Kamis (26/7/2018) malam. Tanjabtim unggul jauh lantaran berhasil masuk nominasi final di 26 nomor perlombaan dan menjuarai 13 nomor perlombaan. Padahal, saat Tanjabtim jadi tuan rumah tahun 2017, hanya mampu juara di delapan nomor perlombaan. Ketika itu Tanjabtim harus puas di posisi runner up.

“Alhamdulillah, sejarah ditorehkan. Ini kebanggaan seluruh warga Tanjabtim dari ujung Sungai Benuh sampai hilir Pangkal Duri,” kata Bupati Tanjabtim, H Romi Hariyanto dikonfirmasi via telepon.

Romi diketahui sedang berada di Jogyakarta guna mengikuti acara penyerahan aset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral kepada sejumlah pemerintah kabupaten/kota. Bupati pada penutupan MTQ malam ini diwakilkan pada Sekretaris Daerah, Sapril.

Keberhasilan Tanjabtim sebagai juara umum MTQ ini dikatakan Romi juga merupakan kado istimewa jelang Tanjabtim memasuki usia 19 tahun tepat di 21 Oktober nanti. Sejak terbentuk tahun 1999, Tanjabtim belum pernah juara umum. Beberapa kali posisi tertinggi hanya di juara dua.

“Kerja keras seluruh kafilah, official dan pendamping serta doa segenap masyarakat Tanjabtim membuat Allah memberi keridhaan-NYA, dan kita wajib mensyukuri itu,” imbuhnya.

Mengenai apresiasi terhadap seluruh kafilah berprestasi, Kepala Bagian Kesra Setda Tanjabtim, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa bupati Romi langsung memberi arahan bahwa dipersiapkan pemberian bonus minimal Rp.30 juta perorang. “Perintah pak bupati beliau segera ingin bertemu dengan seluruh kafilah dan bonus kita siapkan tigapuluh juta minimal untuk juara satu, dua puluh juta untuk juara dua dan lima belas juta untuk juara tiga, itu minimal, boleh jadi bertambah,”kata Taufik.

Penggemblengan para kafilah selama setahun terakhir dijelaskan Taufik sebagain besar di tempah di Tanjabtim, ada yang di pondok tahfiz Jari Nabi, ada yang di masing – masing kecamatan. Sedangkan untuk kaligrafi, ada pula yang memang secara khusus digembleng di lembaga kaligrafi nasional. ***

Editor : IJ2

Kategori Agama,Tanjung Jabung Timur

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.