Tari Beting Sumbun Kini Menjadi Kesenian Khas Tanjabtim

PENULIS : RUSTAM HASANUDDIN
EDITOR : WAHYU NUGROHO

Tari Beting Sumbun (foto Rustam Hasanuddin)

INFOJAMBI.COM – Tari Beting Sumbun kini menjadi salah satu kesenian kebanggaan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dimana tarian ini diciptakan oleh seniman lokal bernama Sam Rusli.

Tari Beting Sumbun lahir di awal berdirinya Kabupaten Tanjabtim 20 tahun yang lalu atau sekitar tahun 2001.

Di Tanjabtim tari Beting Sumbun diperkenalkan sejak era bupati Abdullah Hich, dimana setiap ada momen daerah di Kabupaten Tanjabtim maupun di luar daerah, tari Beting Sumbun selalu ditampilkan, dimana tarian ini sekarang menjadi salah satu kesenian khas Kabupaten Tanjabtim.

Tarian tersebut lahir dari tradisi mencari sumbun, tarian ini terinspirasi dari kebiasaan masyarakat kampung laut Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjabtim mencari sumbun, di Beting Kuala Kampung laut.

Sumbun adalah hewan sejenis kerang, hanya saja bentuknya lebih panjang. Sumbun hidup di dalam lumpur berpasir, dimana bagi masyarakat kampung laut, sumbun dijadikan lauk makan sehari-hari.

Mencari sumbun sudah menjadi pekerjaan sampingan bagi kaum ibu di kampung laut. selain untuk lauk makan, sumbun juga laku dijual.

Fenomena kehidupan masyarakat yang akrab dengan sumbun itulah yang menginspirasi Sam Rusli meramu dan mengemasnya ke dalam seni tari yang pada akhirnya diberi judul tari Beting Simbun yang terus dikembangkan, sehingga menjadi sebuah tarian yang semakin apik.

Sementara gerakan dan alat pengiring yang dipakai dalam tari beting sumbun, semua mencerminkan aktivitas dalam mencari sumbun di beting kampung laut.

Selain ditampilkan di luar negeri dan dilombakan, tarian beting sumbun biasa dibawakan oleh putera maupun puteri Tanjabtim yang tampan dan cantik.

Tari ini sudah ditampilkan di Jakarta, Malaysia dan Singapura, bahkan juga sudah dilombakan dan mendapat juara.

Menurut ketua lembaga adat Kuala Jambi Busu Kawi, nama tarian beting sumbun di Kabupaten Tanjabtim juga menjadi salah satu nama alat musik semi tradisionalnya dan alat musik ini juga selalu dihadirkan pada setiap acara pemerintah Kabupaten Tanjabtim.***

Kategori Wisata - Seni - Budaya

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.