Senin, 18 Desember 2017 | 10:27

Telantarkan Penumpang, Anak Lion Grup Dilaporkan ke Polda Jambi

Penumpang Wing melapor di Polda Jambi.

KOTAJAMBI — Tidak terima dengan perlakuan pihak managemen Wing Airlines, sebelas penumpang yang merasa ditelantarkan di Bandara Sultan Thaha, Jambi, Jum’at (11/8) malam, akhirnya melapor ke polisi.

Sebelas orang penumpang maskapai anak grup Lion itu, tidak terima perlakuan yang mereka alami. Mereka terlambat sangat lama sampai di Pekanbaru, lantaran ditinggal pesawat di Bandara Sultan Thaha.

Salah seorang penumpang, Haryanto, menceritakan, mereka sempat bertengkar dengan pihak managemen Wing di Bandara Sultan Thaha. Pihak maskapai dinilai tidak bertanggungjawab.

Lantaran tidak ada solusi, sebelas penumpang itu melaporkan pihak Wing ke Polsek Jambi Selatan. Namun, pihak polsek menyatakan tidak bisa menerima pengaduan masalah ini.

“Kata anggota polsek, hal ini melibatkan banyak pihak, seperti dinas perhubungan, Angkasa Pura dan lain-lain, sehingga level penanganannya ada di Ditreskrim Polda Jambi,” ujar Haryanto pada infojambi.com.

Tidak patah arang, sebelas penumpang Wing dari Palembang tujuan Pekanbaru ini bergerak ke Polda Jambi. Mereka melaporkan perlakuan pihak Wing di ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Jambi.

Sebelas penumpang ini merasa sangat kecewa pada pihak Wing. Seyogyanya mereka terbang dari Palembang ke Pekanbaru dengan satu pesawat yang sama.

Tapi entah alasan apa, Haryanto yang merupakan pejabat di SKK Migas Perwakilan Sumbagsel ini diturunkan di Jambi, bersama sepuluh penumpang lainnya.

Informasi dari pihak maskapai, untuk terbang dari Jambi ke Pekanbaru akan dilakukan dengan pesawat lain. Namun setelah ditunggu-tunggu, pesawat ke Pekanbaru itu tidak kunjung datang.

“Pihak Wings merubah strategi penerbangannya, mengganti pesawat untuk ke Pekanbaru. Pesawatnya tidak ada, maka itulah kami tertinggal di Jambi,” ujar Haryanto.

Sebelas penumpang itu semakin geram, melihat sikap salah seorang petinggi Wing di Jambi, Mardanus, seperti lepas tanggungjawab. Mardanus bahkan menantang, tidak takut dilaporkan ke polisi dan media massa.

“Silahkan saja lapor,” ujar Mardanus seperti dikutip Haryanto, sebelum ia dan sepuluh penumpang lainnya mengambil keputusan melapor ke polisi. (infojambi.com/*)

Laporan : Yudi Pramono

 

Kategori Lensa

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.