Catatan : Mursyid Sonsang, Alumni Lemhannas PPSA 18 dan Penerima Pers Card No One.
Ke Turkiye kurang lengkap kalau tidak berkunjung ke tiga kota ini : Bursa, Edirne dan Istambul. Terutama yang menyukai sejarah hebatnya Turkiye di zaman kekuasaan dipimpin oleh umat Islam.
Baca Juga: Resolusi 2023 : Pejanji Politik dan Bayazid I
Bangsa Eropah mengistilahkan Kekaisaran Ottoman dan orang Islam menyebutnya Khalifah Usmaniah atau Dinasti Usmani atau Kesultanan Usmani yang pernah menguasai separoh dunia selama 600 tahun lebih. Dari abad 14 sampai 20.
Kehebatan pembangunan di segala bidang masih meninggalkan jejak hingga kini terutama di tiga kota yang pernah menjadi pusat Kekhalifahan Usmani.
Baca Juga: Cay Evi, Ngeteh Kebiasaan Warga Bursa, Turki.
BURSA....
Kota Bursa adalah pusat Kekhalifahan Usmani yang pertama. Bapak pendirinya Osman Ghazi tahun 1326. Kekuasaannya bermula dari kerajaan kecil pecahan dari kerajaan Seljuk. Penerus dari bapaknya Ertugul. Film seri Ertugul ini pernah ditayangkan salah satu televisi di Indonesia
Bursa berjarak sekitar 155 Km dari Istambul. Naik mobil pribadi dan umum waktu tempuh lebih kurang 2,5 jam. Bus umum loketnya di lantai dasar Bandara Istambul. Bus ada tiap jam dengan ongkos 700 lira.
Baca Juga: Osman Ghazi VS Mustafa Kemal Atatur
Kota ini merupakan kota terbesar ke 4 di Turki. Sebagai pusat atomotif dan salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi, khususnya wisatawan dari Indonesia. Biasanya paket umroh di Indonesia, kebanyakan memilih Turki menjadi pilihannya.
Selain itu, memiliki banyak situs sejarah penting, seperti Masjid Ulu Cami diresmikan tahun 1399 oleh Sultan Bayazid I dibangun dengan gaya arsitektur Seljuk. Terdapat 20 kubah yang tersusun dalam empat baris dengan lima kubah di dalamnya.
Adagium di kalangan umat Islam : Lima mesjid yang utama di dunia. Masjidil Haram ( Mekah), Masjid Nabawi ( Medinah), Masjid Aqsa ( Palestina), Masjid Raya Damaskus dan Masjid Ulu Camik ( Bursa).
Selain itu, objek bersejarah lainnya Makam Hijau merupakan tempat peristirahatan terakhir Sultan Mehmed I, terkenal dengan ubin hijaunya yang indah. Ada juga kampung Ottoman yang berdiri abad 13 dan hingga kini masih terawat. Berupa rumah, kandang kuda, saluran air dan peninggalan lainnya. Bangunan-bangunan bersejarah lainnya, Yesil Kulliyesi, Tophane, Koza Han dan banyak lagi.
EDIRNE..
Edirne ibu kota kedua Kesultanan Utsmaniyah sejak tahun 1369 hingga 1453. Kota ini didirikan pada abad ke-2 SM oleh suku Bithynia. Berkembang menjadi pusat perdagangan dan kebudayaan. Pada tahun 1361, kota yang dikuasai ke Kaisaran Bizantium ini ditaklukkan Sultan Murad I dari Kekhalifahan Usmani.
Sultan Murad I memindahkan ibu kota Ottoman dari Bursa ke Edirne. Langkah strategis ini membuka jalan mengendalikan jalur perdagangan penting antara Balkan dan Anatolia .
Di bawah pemerintahan Murad I dan Sultan lainnya, Kekhalifahan Usmani memperluas wilayah ke Bulgaria dan wilayah Balkan di Eropah.
Tempat bersejarah di Edirne antara lain : Masjid Selimiye yang menakjubkan, sebuah mahakarya arsitektur terhebat Ottoman. Mimar Sinan. Dia setidaknya telah merancang sebanyak 374 bangunan di seluruh daerah kekuasaan Kekhalifahan Usmani.
Tempat yang menarik dikunjungi antara lain Masjid Selimiye, Masjid Yildirim Beyazit, Jembatan Meriç dan tempat lainnya.
ISTAMBUL..
Sultan Muhammad Al Fatih atau Sultan Mehmet 2 merebut Kota Bizantium dari Kerajaan Romawi Timur. Yang telah menguasai kota selama 1600 tahun. Kota ini bertahan dengan kokoh dari serbuan negara lain.
Kota ini awalnya didirikan sebagai pusat ibu kota Bizantium pada abad ke-7 oleh pemukim Yunani dari Megara. Pada tahun 330 Konstantinus Agung menjadikan kota ini sebagai ibu kota kekaisarannya.
Awal kota ini dinamai sebagai Roma Baru kemudian diganti menjadi Konstantinopel untuk mengenang pendiri Bizantium, Kaisar Konstantin.
Kota ini berfungsi sebagai ibu kota kekaisaran selama hampir 1600 tahun: selama periode Bizantium awal (330–1204), Latin (1204–1261), Bizantium akhir (1261–1453), dan Kesultanan Ottoman (1453–1922).
Kota ini memainkan peran kunci dalam kemajuan agama Kristen selama era Bizantium. Salah peninggalannya gereja Hagia Sofhia.
Setelah penaklukan Konstantinopel pada tahun 1453 oleh Sultan Muhammad Al Fatih. gereja terbesar dan termegah Hagia Sophia, dirubah menjadi Mesjid Hagia Sophia yang hingga kini ramai dikunjungi para wisatawan.
Beberapa peninggalan Kekhalifahan Usmani yang wajib dikunjungi di Istambul
Menara Galata, Istana Topkapi, Basilica Cistern, Istana Dolmabahce dan banyak lagi.
Istambul merupakan Kota terbesar di Turkiye. Juga Kota terbesar ke 21 di dunia dengan jumlah penduduknya 15 juta jiwa. Sejak merdeka tahun.
Nama Turkey telah digunakan oleh negara itu sejak kali pertama mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 1923. Sebelum menggunakan nama Turki, wilayah ini disebut dengan Ottoman oleh orang Eropa.
Menurut Kamus Cambridge, kamus populer untuk pelajar Inggris, kata Turkey, selain memiliki arti ayam kalkun, kata ini juga diartikan sebagai sesuatu yang negatif, “orang bodoh atau konyol.
Oleh karena itu Presiden Turkey, Thayeb Erdogan merubah nama negaranya dari Turkey di Indonesia disebut Turki menjadi Turkiye.
Pada tahun 2022 secara resmi nama Turkey di Indonesia disebut Turki berubah menjadi Turkiye. Perubahan itu telah disetujui oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (01/06/2022).
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com