Senin, 18 Juni 2018 | 14:42

Tiket Asian Games Mulai Dijual Akhir Juni

Laporan Bambang Subagio

INFOJAMBI.COM – Tiket untuk menyaksikan perhelatan Asian Games 2018 sudah bisa dibeli mulai tanggal 30 Juni nanti melalui website resmi Asian Games 2018, dimana Panitia Pelaksana Asian Games telah menunjuk KiosTix sebagai mitra dalam mengelola ticketing Asian Games 2018.

Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018, Erick Thohir menghimbau masyarakat untuk membeli tiket Asian Games 2018 secepatnya melalui saluran distribusi resmi yang ditunjuk. “Segera belilah tiket Asian Games 2018, jangan sampai ketinggalan, kapan lagi nonton kehebatan atlet Asia berlaga di arena pertandingan dan jadilah bagian dari sejarah bangsa,” kata Erick dengan semangat.

Menurut Erick, masyarakat dapat membeli tiket Asian Games 2018 secara online dengan mudah. Hanya beberapa langkah dapat menggunakan semua metode pembayaran mulai dari kartu kredit, bank transfer, internet banking, maupun tunai melalui ritel Alfamart. Sedangkan, bagi masyarakat yang ingin membeli langsung dapat datang ke sejumlah outlet offline dan pop up store merchandise Asian Games 2018 yang tersebar di beberapa mal Jakarta dan Palembang.

“Panitia juga akan membuka Ticket Box di venue selama Asian Games 2018 berlangsung, “ kata Erick Thohir
Untuk memaksimalkan penjualan tiket, Panitia terus melakukan promosi ke masyarakat melalui media komunikasi yang ada. Panitia juga telah menyiapkan ratusan ribu perangkat komunikasi tentang panduan membeli tiket yang bisa didapatkan di toko merchandise resmi Asian Games 2018.

Erick mengungkapkan pihaknya saat ini masih membahas berapa harga tiket yang akan dijual ke masyarakat. Ada empat kategori dan masing-masing memiliki harga dan keuntungan yang berbeda. “Kami sangat berhati-hati dalam menentukan harga tiket karena kami tidak mau membebankan masyarakat dengan harga yang kemahalan,” jelas Erick.

Sementara Sarman Simanjorang, Direktur Ticketing Panitia Pelaksana Asian Games 2018 mengatakan tiket dijual nantinya berbentuk E-voucher, dilengkapi QR code dan kemudian akan ditukar dengan thermal tiket (tiket fisik) atau wristband tiket.

Tiket akan dipindai dan dipantau oleh relawan ticketing kurang lebih 1000 orang saat penonton memasuki venue pertandingan. “Dengan metode seperti ini diharapkan dapat mangatasi permasalahan tiket palsu yang sering muncul saat penyelenggaran event besar,” kata Sarman.

Editor Wahyu Nugroho

Kategori Olahraga

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.