Tim CE – Ratu Protes, KPU Kota Jambi Tetap Lanjut

Penulis : Tim Liputan || Editor : Doddi Irawan

INFOJAMBI.COM – Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, Rabu, 16 Desember 2020, menuai protes.

Tim pasangan calon nomor urut satu, Cek Endra – Ratu Munawaroh, keberatan pada beberapa yang disampaikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Maria Magdalena, mewakili tim CE – Ratu,  keberatan pada laporan tiga dari lima orang anggota PPK yakni Telanaipura, Jambi Selatan dan Jambi Timur.

“Kami periksa C1 dari setiap TPS. Contoh, surat suara rusak dan surat suara tidak sah digabung kolomnya. Kedua, penulisan DPT tidak semua di TPS, dan banyak hal lain,” ujar Maria.

Maria berharap PPK mengetahui hak paslon. Dia akan melanjutkan temuan timnya ke tingkat provinsi bila belum ada solusi.

“Nanti provinsi menyampaikan. Kami akan sampaikan ke partai dan koalisi, tidak menerima dan dengan permasalahan,” katanya.

Anggota PPK Telanaipura, Popriyanti mengatakan, protes dalam rapat pleno merupakan hal lumrah dan sah-sah saja.

Popriyanti mengklarifikasi selisih perhitungan. Sempat terjadi pemadaman listrik oleh PLN dan terkendala saat melakukan print out.

“Protes itu sah-sah saja dan demokrasi. Pastinya, PPK selalu transparan. Saat pleno di kecamatan, memang ada perbedaan, tapi langsung sinkronisasi data,” ujarnya.

Terkait selisih pada pleno rekapitulasi, menurut Ketua KPU Kota Jambi, Yatno, itu biasa bila terdapat sanggahan.

“Bawaslu sudah menyampaikan arahan, saran dan seterusnya. Proses masih tetap ditetapkan. Persoalan mereka ingin ke jenjang berikutnya, itu domain mereka,” pungkas Yatno.

Dikatakan Yatno, ketika saksi masih tetap keberatan dengan apa yang disampaikan, KPU akan meminta pendapat bawaslu.

Meski sempat menuai pro-kontra, tak menjadi kendala dalam penetapan hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi di Kota Jambi. ***

Kategori Politik

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.