INFOJAMBI.COM - Senator RI Irman Gusman mendorong Pemerintah Kabupaten Solok untuk menyusun The New Master Plan, sebuah rencana induk pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan mitigasi bencana, penguatan ekonomi daerah, dan pelestarian lingkungan.
Gagasan tersebut disampaikan Irman saat melakukan kunjungan kerja reses untuk meninjau dampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Jumat (9/10/2026). Menurutnya, penanganan bencana tidak boleh berhenti pada fase darurat saja, tetapi harus berlanjut pada evaluasi tata ruang dan infrastruktur jangka panjang.
Baca Juga: LaNyalla Puji Buku Karya Irman Gusman Menyibak Kebenaran
"Solok tidak sendiri. Musibah ini harus menjadi titik balik untuk membangun masa depan yang lebih baik. Kita harus berani memikirkan masa depan Solok melalui perencanaan yang komprehensif, terukur, dan berkelanjutan, " ujar mantan Ketua DPD RI tersebut dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026)
Pemkab Solok sendiri telah memperpanjang masa tanggap darurat hingga 12 Oktober 2026 guna mempercepat pembersihan material dan pengerahan alat berat. Sebanyak 19 rumah rusak berat direncanakan untuk direlokasi, sementara Kementerian PU bersama BUMN Karya tengah menyiapkan pembangunan sabodam untuk pengendalian sedimen.
Baca Juga: Irman Gusman Minta Umat Islam Bela Anwar Abbas
Dorong Perdagangan Karbon dan Kerja Sama Internasional
Selain manajemen risiko bencana, Irman yang juga menjabat Ketua Dewan Pakar Bidang Ekonomi UMKM PP Muhammadiyah menyoroti potensi perdagangan karbon (carbon trading) bagi Solok. Dengan luasan hutan yang mencapai 60 persen dari total wilayah, Solok dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi hijau.
Irman juga mendorong integrasi sektor pertanian hortikultura dan pariwisata, khususnya di kawasan Alahan Panjang. Untuk memperkuat teknologi mitigasi bencana dan penataan ruang, ia menyarankan pelibatan akademisi serta penjajakan kerja sama internasional, salah satunya dengan Korea Selatan.
Baca Juga: Bali Didorong Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah Nasional
Di akhir kunjungannya, Ketua Dewan Pembina Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumbar tersebut menegaskan komitmennya untuk mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi Kabupaten Solok di tingkat pemerintah pusat melalui fungsi kelembagaan DPD RI. (Tim)
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com