Senin, 18 Desember 2017 | 23:29

TKD Belum Dibayar, Ribuan Guru Ancam Demo

ILUSTRASI

KUALATUNGKAL — Ribuan guru di Kabupaten Tanjabbar mengancam akan menggelar aksi demo ke Dinas Pendidikan Tanjabbar. Pasalnya, Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) 2017 hingga April ini belum juga cair.

Liku-liku birokrasi di Dinas Pendidikan Tanjabbar menuai protes dari para guru dan PNS. Selain diduga lalai, dinas ini dianggap kurang perhatian pada hak para guru dan pegawainya.

Para guru di enam kecamatan wilayah hulu menilai molornya pencairan TKD 2017 sudah di luar kewajaran. Padahal dana itu sudah dialokasikan oleh pemerintah daerah.

“Ini sudah di luar batas. Masa TKD yang menjadi hak kami tidak cair juga. Padahal semua persyaratan sudah lama disampaikan ke dinas,” kata guru yang tidak mau namanya ditulis.

Para guru akan menggelar aksi ke dinas pendidikan, mempertanyakan soal molornya pencairan dana TKD. Selama ini mereka tidak mendapat informasi pasti.

Suara senada dilontarkan para guru di Kecamatan Senyerang. Mereka siap menggelar aksi, jika para guru di kecamatan lain beraksi memperjuangkan haknya.

Kasubbag Keuangan Dinas Pendidikan Tanjabbar, Yudi Andalas Sari, membantah molornya pencairan dana TKD 2017 akibat kelalaian pihaknya. Keterlambatan disebabkan karena mereka sedang memvalidkan data para guru dan pegawai penerima TKD tahun ini.

“Jumlah guru dan pegawai mencapai dua ribu orang. Kami juga harus teliti dan hati-hati, supaya tidak ada masalah di kemudian hari. Tentu butuh waktu tidak sebentar,” kilah Yudi.

“Kami tidak mau kecolongan lagi seperti tahun lalu. Sekarang masih tahap verifikasi data. Ini sudah dilimpahkan ke keuangan daerah,” tambah Yudi.

Dari data yang dihimpun, alokasi anggaran TKD untuk dinas pendidikan mencapai Rp 1,4 miliar per bulan.

Kepala Dinas Pendidikan Tanjabbar, Martunis M Yusuf, belum bisa dikonfirmasi terkait molornya dana TKD ini. (infojambi.com/d)

Laporan : Raini

 

Kategori Pendidikan dan Iptek

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.