Kamis, 23 Mei 2019 | 16:19

Toko TPID Hadir Dapat Kendalikan Inflasi Pangan

Penulis : Richi/Mustar
Editor : M Asrori S

Peresmian Toko pangan TPID Pasar Angso Duo Jambi.

INFOJAMBI.COM – Toko pangan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jambi, terletak di Blok B pasar Angso Duo Kota Jambi, Selasa (5/3/2018), diresmikan Gubernur Jambi H Fachrori Umar.

Keberadaan toko TPID tersebut merupakan upaya terpadu TPID untuk mengendalikan inflasi pangan, dengan menjaga ketersediaan stok dan keterjangkauan harga.


Fachrori mengatakan, peresmian toko ini memiliki arti dan makna sangat strategis dalam konteks menjaga pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkeadilan melalui upaya pengendalian inflasi.

Melalui tingkat inflasi yang terkendali, kata Fahrori, akan lebih meningkatkan kepercayaan publik, khususnya masyarakat Jambi terhadap kinerja Pemprov Jambi, serta memberikan dorongan kepada para investor untuk berinvestasi lebih banyak di Provinsi Jambi.

“Dalam hal inflasi, kita selaku para pengambil kebijakan di daerah harus terus berbenah diri, mulai dari aspek produksi, aspek distribusi, sampai dengan aspek produksi,” ujar Fachrori.

Salah satu alasan dibukanya toko Pangan TPID berlokasi di Pasar Angso Duo Baru, karena Pasar Angso Duo merupakan pasar terbesar di Jambi yang menyediakan kebutuhan sehari-hari, khususnya bahan pangan bagi masyarakat Kota Jambi dan sekitarnya.

Toko TPID diharapkan bisa membantu dalam menjaga ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat Jambi. Untuk itu, Toko ini kita buka di Pasar Angso Duo Baru, sehingga masyarakat lebih mudah dalam mendapatkan bahan pangan, terlebih lagi dalam dua bulan kedepan kita akan memasuki bulan Ramadhan, dimana biasanya harga-harga bahan pangan mengalami kenaikan.

“Selain toko pangan, kita juga menyediakan papan informasi harga bahan pokok dan mobil TPID Provinsi Jambi. Semoga masyarakat Jambi bisa memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan oleh Pemprov Jambi,” tambah Fachrori.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jambi, Bayu Martanto, mengatakan, kegiatan ini merupakan sinergi antara pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, untuk terus berkomitmen dalam mengendalikan inflasi dan mensejahterakan masyarakat melalui stabilitasi harga.

“Bank Indonesia Perwakilan Jambi, turut menyumbangkan mobil distribusi uang yang akan digunakan sebagai mobil TPID Provinsi Jambi, sehingga nanti bisa digunakan untuk mengangkut bahan pangan yang akan didistribusikan oleh Toko Pangan TPID,” kata Bayu.

Sementara Kepala Perum Bulog Divisi Regional Jambi, Bakhtiar AS, mengatakan, seluruh provinsi di Indonesia memiliki ide untuk membuat Toko Pangan TPID dan Provinsi Jambi merupakan provinsi pertama kali yang membuka Toko Pangan TPID ini. Hal ini bisa tercapai bukan hanya dari hasil kerja keras sektoral saja, tapi merupakan hasil kerja keras dari tim yang telah terintegrasi satu sama lain.

“Kita juga akan meluncurkan mobil TPID Provinsi Jambi yang merupakan bantuan dari Bank Indonesia Perwakilan Jambi, nantinya mobil ini akan bergerak ke seluruh Provinsi Jambi, khususnya akan kita mulai dari Kota Jambi. Kita akan tempatkan mobil TPID ini di beberapa spot yang harga bahan pangannya lebih tinggi dari tempat yang lainnya,” jelas Bakhtiar.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Jambi selaku Ketua Harian TPID Provinsi Jambi, Ir.Agus Sunaryo, mengatakan, perkembangan inflasi di Provinsi Jambi berdasarkan data statistik masih dibawah angka inflasi nasional, yaitu sebesar 3,5 persen.

Penyebab utama inflasi di Provinsi Jambi, disebabkan dari peningkatan harga kelompok bahan pangan, transportasi, akomodasi dan komunitas jasa keuangan.

“Pengendalian inflasi itu merupakan hasil kerja keras Pemprov Jambi melalui TPID, sinergi yang baik dengan Satgas Pangan dan semua pihak, serta terus melakukan upaya pemantauan, pengawasan harga bahan pangan ditengah masyarakat sehingga tetap stabil,” ungkap Agus.

“Peresmian Toko Pangan TPID ini merupakan salah satu strategi yang dilakukan Pemprov melalui TPID dalam menekan angka inflasi pada kelompok bahan pangan. Kita mengharapkan, toko ini dapat mengakomodir ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Jambi,” pungkas Agus. ( Humasprov )

Kategori Provinsi

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.