TP PKK dan Stakeholder Bersinergi Tanggulangi Masalah Stunting

Penulis : Maria
Editor : M Asrori S

Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj.Rahima Fachrori (tengah).

INFOJAMBI.COM – TP PKK Provinsi Jambi terus beru[aya meningkatkan sinergi bersama stakeholder guna menanggulangi permasalahan stunting (pertumbuhan kerdil pada manusia).

Upaya itu menurut Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj.Rahima Fachrori, untuk menurunkan dan mencegah stunting melalui 10 program pokok PKK.


Masalah itu disampaikannya saat mengikuti Rakornas TP PKK Tahun 2019, di Hotel Sahid Jaya Jakarta, dibuka oleh Mendagri RI, Tjahjo Kumolo, Selasa (26/2/2019).

Hadir pula Ketua Umum TP PKK Pusat, dr. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo. Rakornas PKK tahun ini bertemakan “Peranan TP PKK dalam Pencegahan Stunting melalui 10 Program Pokok PKK.”

Rahima menyatakan bahwa TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota akan bekerja keras dan membangun sinergi, untuk menyukseskan program pengurangan dan pencegahan stunting demi, terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas dan berkualitas.

Dakatakan Rahima, stunting masih menjadi permasalah di Indonesia. Untuk menekan angka stunting di Provinsi Jambi, dibutuhkan kerjasama dari semua stakeholder dari semua sektor mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota bahkan sampai ke tingkat desa.

”Kita akan terus memaksimalkan upaya tersebut, dalam waktu dekat kita akan memanggil para pengurus TP PKK Provinsi/Kabupaten/Kota terutama, Pokja 4 untuk berkoordinasi dan menyusun program yang akan kita lakukan bersama untuk mendukung pencegahan stunting termasuk pencegahan gizi buruk, penurunan kematian ibu dan anak, ini program prioritas kita. Ini semua demi mewujudkan generasi Indonesia dan Provinsi Jambi yang cerdas dan berkualitas,” ujar Rahima.

Mendagri RI, Tjahjo Kumolo dalam sambutannya menyatakan, momen ini menjadi suatu forum untuk bertukar informasi terhadap kondisi masyarakat, terutama keluarga di masing-masing daerah beserta permasalahannya.

“Pertemuan ini harus menjadi momen untuk menyusun program mencari pola yang sesuai kondisi dan budaya daerah, untuk menggerakkan seluruh masyarakat untuk berperan membantu pemerintah daerah, baik Provinsi, Kabupaten sampai ke tingkat pemerintahan desa untuk mewujudkan program kesejahteran masyarakat terutama kesehatan,” ujar Mendagri.

Mendagri mengungkapkan, tantangan bangsa ini sangat besar, di bidang sandang telah tercapai, tetapi ada dua hal yang belum selesai yaitu permasalahan papan dan pangan.

“Permasalahan stunting harus dicegah, pemerintah terus berupaya dan berkoordinasi untuk merunkan angka stunting, termasuk dipelopori oleh Ibu Negara. Angka kematian ibu hamil dan gizi anak, TBC juga menjadi program utama dan tantangan untuk diselesaikan,” ungkap Mendagri.

Sementara Ketua Umum TP PKK Pusat, dr.Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, mengatakan, hasil yang diharapkan dari Rakornas ini adalah tercapainya persamaan persepsi tentang kebijakan pemerintah dan gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga secara nasional.

”Sinkronisasi arah kebijakan program yang dilaksanakan oleh TP PKK secara nasional, baik melalui program prioritas maupun unggulan yang bersinergi dengan sektor terkait perlu terus ditingkatkan dan diupayakan kesinambungannya, dengan tidak mengesampingkan isu-isu aktual yang terjadi dan menjadi program prioritas pemerintah,” ujar Erni Gunarti. ( Humasprov )

Kategori Wanita dan Keluarga

Tags: ,

1 Judul Komentar

  1. Pingback: TP PKK dan Stakeholder Bersinergi Tanggulangi Masalah Stunting - www.ketapang.info

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.