Jumat, 16 November 2018 | 18:57

Tujuh Lagi Korban Lion Air JT-610 Berhasil Diidentifikasi, Satu Diantaranya Asal Jambi

Penulis : Dora
Editor : Dora

Janry Efriyanto, korban tragedi Lion Air PK-LQP (fb)

INFOJAMBI.COM — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri RS Sukanto, Jakarta, berhasil mengidentifikasi tujuh lagi jenazah penumpang Lion Air JT-610, yang jatuh Senin (29/10/2018), di Laut Utara Karawang, Jawa Barat.

Satu diantara korban yang telah diidentifikasi adalah Janry Efrianto Sianturi. Pria lajang berusia 26 tahun ini tercatat beralamat di Perumahan Puri Masurai II, RT 23, Blok AG No.6, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi.

Jenazah Janry diketahui dari potongan tubuhnya yang ditemukan oleh tim pencari korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP. Identitas Janry dipastikan setelah tim dokter RS Polri RS Sukanto melakukan identifikasi DNA dan pemeriksaan secara medis.

Rencananya, jenazah Janry diterbangkan ke Jambi, Minggu (4/11/2018) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, jadwal tersebut ditunda menjadi Senin (5/11/2018) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Adik Janry, Ade Martinus, yang dihubungi Minggu sore, mengaku belum mendapat kabar kepastian jenazah kakaknya itu dibawa pulang ke Jambi. Hingga Minggu sore Ade belum bisa mengontak ibunya yang sedang berada di Jakarta.

Tujuh korban jatuhnya pesawat Boeing 737-Max 8 tersebut adalah
1. Rohmanir Pandi Sagala, laki-laki, 23 tahun, Tangerang, Banten.
2. Dodi Junaidi, laki-laki, 40 tahun, Tangerang Selatan, Banten.
3. Muhamad Nasir, laki-laki, 29 tahun, Cianjur, Jawa Barat.
4. Janry Efriyanto Sianturi, laki-laki, 26 tahun, Muaro Jambi, Jambi.
5. Karmin, laki-laki, 68 tahun, Kepulauan Bangka Belitung.
6. Harwinoko, laki-laki, 54 tahun, Kelurahan Bogor Utara, Kota Bogor.
7. Verian Utama, laki-laki, 31 tahun, Petamburan, Jakarta Barat.


Kategori Lensa

Tags: ,

1 Judul Komentar

  1. Pingback: Janry Efriyanto Korban Lion Air JT-610, Anak Penurut dan Berprestasi - www.ketapang.info

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.