Uji PCR di Jambi Masih Jauh dari Target WHO

Penulis : M Hary Rofagil || Editor : Redaksi

INFOJAMBI.COM – Kasus covid-19 di Provinsi Jambi dua pekan terakhir meningkat signifikan. Sejak dua minggu lalu setiap hari penambahannya di atas 20 orang.

Hingga Selasa 6 Oktober, jumlahnya mencapai 647 kasus, dengan jumlah pasien sembuh 293 orang dan 14 orang meninggal dunia.

Membludaknya kasus covid-19, menurut Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah, lantaran semakin baiknya tracking contact yang dilakukan gugus tugas.

Johansyah menyebutkan, penyebaran virus corona dapat dideteksi lebih banyak dibanding sebelumnya. Itulah sebabnya kenaikan kasusnya terlihat signifikan.

“Jadi jangan dilihat ini pengaruh tidak disiplinnya masyarakat, bukan itu persoalannya,” tegas Johansyah.

Saat ini Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi setiap hari mampu menangani 80 sampel uji Polymerase Chain Reaction (PCR) di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jambi. Sedangkan di RSUD Raden Mattaher mencapai sekitar 70 sampel.

Menurut Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Jambi ini, rencananya alat PCR di Labkesda Jambi ditambah. Begitu pula di rumah sakit pemerintah agar memenuhi standar WHO.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) merekomendasikan tes PCR di setiap wilayah yaitu 1.000 sampel per satu juta penduduk dalam satu pekan.

Kalau dihitung jumlah penduduk Provinsi Jambi yang 3,5 juta jiwa, artinya dalam sepekan Jambi harus melakukan uji PCR pada 3.500 orang. ***

Kategori Kesehatan

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.