Kamis, 25 Mei 2017 | 19:28

Umat Islam Jambi Minta Cepat Tangkap Pembuat Lafadz Allah di Miniatur Gereja

Ribuan massa mendemo Hotel Novita || doddi irawan

KOTAJAMBI — Pasca penemuan tulisan Allah pada miniatur pohon natal, di lobi Hotel Novita, Kota Jambi, 23 Desember lalu, Aliansi Umat Islam (AUI) Jambi kembali demonstrasi ke Hotel Novita, Rabu sore.

Demonstrasi ini melibatkan berbagai ormas Islam, seperti FPI HMI, KAMMI, IMM dan IPI, serta para advokat muslim.

Ribuan umat Islam ini mendesak polisi segera menangkap pelaku pembuat lafadz Allah pada miniatur gereja dan pohon natal. Ratusan massa FPI membawa puluhan bendera bertuliskan bahasa Arab. Massa minta hotel berbintang ini dihentikan beroperasi.

Ketua Aliansi Umat Islam (AUI) Jambi, H Rusli Kamal Siregar, tampil menyampaikan orasi. AUI Jambi menuntut aparat penegak hukum sigap, adil dan profesional menangani kasus penistaan agama ini.

“Tangkap segera General Manager Hotel Novita, sebagai penanggungjawab. Hotel Novita juga harus ditutup,” tandas mantan pejabat di Pemkot Jambi itu.

Dalam aksi damai ini massa membawa belasan poster. Dalam poster ini umat Islam mengungkapkan kemarahannya. Massa juga mengusir pembuat lafadz Allah di miniatur pohon natal itu dari Jambi.

“Allahu akbar…Allahu akbar…Allahu akbar,” pekik massa yang memadati Jalan Gatot Subroto di depan Hotel Novita.

Gubernur Jambi, H Zumi Zola, ikut menyampaikan orasi dihadapan massa. Zola menegaskan, pembuat lafadz Allah pada miniatur pohon natal tersebut harus dihukum. Kendati begitu, Zola minta umat muslim di Jambi tetap menjaga keamanan Jambi.

Pada aksi demonstrasi ini pula, Tim Advokasi AUI Jambi menyatakan akan mengawal kasus ini sampai ke pengadilan. Advokat senior, Doktor Syihabuddin, menegaskan, 21 advokat muslim di Jambi sudah menyiapkan tuntutannya.

Syihabuddin menegaskan, pelaku pembuat lafadz Allah pada pohon natal itu harus segera ditangkap dan dihukum. Walikota Jambi, H Syarif Fasha diminta membuat keputusan tertulis soal penghentian operasional Hotel Novita.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat aparat keamanan. Puluhan polisi anti huru-hara dikerahkan. Mereka membuat pagar betis di pinggir jalan depan hotel dan di depan pintu lobi hotel.

Ratusan warga Kota Jambi ikut menyaksikan aksi ini. Warga memenuhi jalan protokol di depan Hotel Novita. Ruas jalan ini terpaksa ditutup beberapa jam. (infojambi.com)

Laporan : Doddi Irawan

 

Kategori Agama

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.