INFOJAMBI.COM – Semangat kemerdekaan tak hanya digaungkan lewat kibaran Merah Putih. Di sektor hulu minyak dan gas (migas), semangat itu diterjemahkan menjadi tekad menjaga produksi energi nasional.
Semangat tersebut mengemuka dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar SKK Migas– PetroChina International Jabung Ltd, Senin (17/8).
Baca Juga: SKK Migas Gelar Sosialisasi dan Media Kompetisi 2016
Upacara berlangsung khidmat di halaman Basecamp Geragai. Seluruh karyawan dan tenaga kerja subkontraktor PetroChina International Jabung Ltd turut ambil bagian.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Field Admin Superintendent PetroChina International Jabung Ltd Agung Bratanata. Dalam kesempatan itu, Agung membacakan amanat Kepala SKK Migas yang menekankan pesan kebangsaan sekaligus pentingnya meningkatkan kinerja sektor hulu migas.
Baca Juga: SKK Migas – PetroChina Raih CSR Award 2016
Dalam amanat tersebut disampaikan, kemerdekaan Indonesia merupakan karunia Tuhan Yang Maha Kuasa yang diraih melalui perjuangan, pengorbanan, serta doa para pendahulu bangsa. Karena itu, 81 tahun kemerdekaan harus dimaknai dengan memberikan karya dan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.
Peringatan HUT RI tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut dinilai sejalan dengan peran strategis industri hulu migas dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Wagub Harap Kerjasama dengan SKK Migas Semakin Baik
Kedaulatan, salah satunya, diwujudkan melalui kemampuan bangsa memenuhi kebutuhan energinya. Sementara keadilan dan kemakmuran tercermin dari pengelolaan sumber daya alam yang memberikan manfaat luas melalui investasi, penerimaan negara, penciptaan lapangan kerja, hingga pertumbuhan ekonomi.
“Setiap barel minyak dan setiap standar kaki kubik gas yang kita hasilkan merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Saya mengapresiasi seluruh insan migas yang terus berjuang menjaga produksi nasional,” ujar Agung saat membacakan sambutan Kepala SKK Migas.
Di hadapan peserta upacara, juga dipaparkan kondisi produksi migas nasional sepanjang 2026. SKK Migas menargetkan lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari (BOPD) dan salur gas mencapai 5.508 MMSCFD.
Hingga Juli 2026, produksi minyak tercatat 578 ribu BOPD atau 94,7 persen dari target APBN. Sementara salur gas mencapai 5.203 MMSCFD atau 94,4 persen dari target yang ditetapkan.
Capaian tersebut menunjukkan kinerja positif. Namun, masih ada selisih yang harus dikejar hingga akhir tahun.
Sejumlah tantangan masih membayangi kinerja produksi nasional. Mulai gangguan infrastruktur penyaluran, persoalan kelistrikan, kebocoran pipa, penurunan produksi di sejumlah lapangan, hingga kejadian unplanned shut down.
Karena itu, SKK Migas menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan pengeboran, work over, well service, hingga kesiapan fasilitas produksi.
Program kerja dan anggaran atau WP&B yang masih tersisa pada tahun ini juga diminta dikawal dan dipercepat pelaksanaannya.
Namun, percepatan tersebut tetap harus berjalan beriringan dengan keselamatan, kepatuhan, dan keandalan operasi.
Tak kalah penting, seluruh insan hulu migas diingatkan untuk membangun rasa memiliki terhadap setiap pekerjaan. Bukan sekadar menyelesaikan tugas sesuai fungsi masing-masing, tetapi memastikan pekerjaan benar-benar tuntas dan memberikan manfaat maksimal bagi perusahaan maupun negara.
Semangat perjuangan para pahlawan pun kembali ditekankan. Jika dahulu para pejuang memiliki tekad “Merdeka atau Mati”, maka kini semangat tersebut diharapkan menjadi energi bagi insan hulu migas dalam mengejar target lifting nasional dan menjaga keberlangsungan produksi energi Indonesia.
Upacara ditutup dengan pekik “Merdeka! Merdeka! Merdeka!” yang menggema di halaman Basecamp Geragai.
Pekik tersebut menjadi simbol tekad bersama untuk terus berkarya dan menjaga sektor hulu migas sebagai salah satu penopang terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com