Jumat, 16 November 2018 | 18:57

Usai Belajar Santriwati Ditemukan Tewas Tergantung

Laporan Jefrizal

Santriwati yang ditemuka bunuh diri tengah diidentifikasi petugas (foto Jefrizal)

INFOJAMBI.COM – Warga Desa Titian Teras, Kecamatan Batang Mesumai Kabupaten Merangin dibuat heboh, pasalnya murid pondok pesantren Syeh Maulana Qori menemukan temannya tewas tergantung di dalam asrama ponpes, Senin (15/10/2018).

Kejadian penemuan mayat santriwati bernama Mirgawati (17), warga Desa Sepantai, Kecamatan Muara Siau yang tergantung, berawal saat teman satu kamarnya bernama Izah (17) curiga dengan korban yang tak kunjung kembali ke kelas untuk belajar.

Merasa curiga, Izahpun mengintip di sela-sela kamar dan melihat jika temannya sudah tewas tergantung dengan sebuah kain yang tergantung di kayu atap kamarnya.

Karena takut, izahpun memberitahu kejadian tersebut ke pihak guru, dan seketika guru bersama murid lainya mendobrak pintu kamar yang terkunci untuk mengevakuasi korban yang telah tergantung.

Sebelum kejadian, korban sempat mengikuti upacara dan belajar di kelasnya, namun pada pukul 10.30 wib, korban pamit untuk kembali ke kamarnya dengan alasan kurang enak badan kepada gurunya. Bahkan korbanpun baru tiga hari masuk ke ponpes setelah izin sakit selama satu bulan lamannya.

Dari keterangan teman satu kamarnya, korban pernah curhat kepada dirinya jika korban mengalami sakit akibat di guna-guna seseorang, dan juga korban tak tahan selalu di ejek-ejek oleh teman-teman satu pesantren dikarenakan selalu tampil beda dengan yang lain.

Sementara dari pengakuan pacar korban yang juga satu pesantren, korban memang pernah mengalami sakit sesak nafas.

Usai dilakukan olah tempat kejadian perkara oleh aparat kepolisian, jasad korban langsung di bawa ke rumah sakit umum Kota Bangko untuk di visum. Dan usai dilakukan visum serta pihak dokter menyatakan jika korban murni gantung diri, maka jasad korban langsung di bawa pulang ke rumah duka.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Bangko Iptu Echo Sitorus, membenarkan jika ada seorang santriwati yang tewas gantung diri.

“Korban gantung diri di dalam kamar tempat ia menuntut ilmu agama yaitu di pondok pesantren Syeh Maulana Qori, kini jasad korban sudah di bawa ke rumah duka,”jelas Iptu Echo Sitorus, Senin (15/10/2018).

Kapolsek juga mengatakan, untuk sementara ini dari hasil visum korban murni gantung diri, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Ini murni gantung diri,namun penyebab korban gantung diri masih kita dalami dan saat ini kita masih memeriksa saksi-saksi saat kejadian terjadi, ”tutupnya.***

Editor Wahyu Nugroho


Kategori Lensa

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.