Minggu, 18 November 2018 | 08:57

Usman Ermulan Dorong Pemda Jambi Tingkatkan Ekpor Batubara

Laporan Bambang Subagio

Usman Ermulan.

INFOJAMBI.COM – Mantan Anggota DPR, Usman Ermulan, mendorong Pemprov Jambi untuk meningkatkan nilai ekspornya, guna menguatkan cadangan devisa Indonesia.

Peningkatan nilai ekspor diyakini, akan terjadi surplus terhadap neraca perdagangan Indonesia.

“Saya berharap Jambi menggeliatkan nilai ekspor sebagai sumbangsihnya kepada Negara, untuk meningkatkan neraca perdangangan,” ujar Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) periode 2001-2005 dan 2011-2016 itu, di Jakarta, Minggu (9/9/2018).

Usman berpendapat, Jambi memiliki cadangan batubara, untuk meningkatkan nilai ekspornya. Namun, diakuinya saat ini nilai ekspor batubara di Jambi, tidak mencapai 2 juta ton/bulan. Persoalannya, bagaimana Pemprov Jambi mampu menggenjot, agar eskpor batubara mencapai 6 juta ton/bulan.

Apalagi saat ini, nilai jual batubara cukup menjanjikan, menyusul menguatnya dolar Amerika Serikat terhadap rupiah yang menyentuh hingga Rp15.000 per dolar.

“Harus ada kajian dan analisa dari pihak pemerintah dan mencarikan solusi, agar terjadi peningkatan ekspor mampu mencapai 6 juta ton/bulan,“ ujar wakil rakyat Senayan tiga periode itu.

Usman menilai, distribusi batu bara di Jambi, menggunakan jalur transportasi darat dianggap masih kurang efektif. Untuk memperlancar arus angkutan batubara, Pemprov Jambi harus segera mengubah ke jalur transportasi air, yakni jalur sungai.

“Transpotasi air lebih efektif, karena memiliki daya volume angkutan lebih banyak, jika dibandingkan transportasi darat. Ini salah satu upaya mempelancar angkutan batu bara supaya meningkat 5 hingga 6 juta ton ekspornya per bulan,” katanya.

Usman mengatakan, meski ada kendala, pihak provinsi harus cepat bergerak menyikapinya.

“Jika kendalanya masalah anggaran untuk normalisasi kedangkalan sungai, Pemprov bisa menyampaikan kementrian PUPR RI maupun ke presiden langsung,” kata Ketua HKTI Jambi itu.

Usman mengatakan, dengan meningkatnya nilai ekspor batubara tersebut, secara tidak langsung rupiah akan lebih banyak beredar di daerah, sehingga pasar dan ekonomi rakyat di daerah lebih menggeliat.

“Pemprov Jambi harus menangkap peluang itu, karena harganya saat ini cukup menjanjikan. Satu-satunya untuk di Jambi ya, batubara. Sawit harganya jauh dari yang diinginkan, rempah yang kita harapkan belum muncul,” kata Usman yang juga mantan staf khusus Menteri Negara/Kepala Bappenas Paskah Suzetta itu.***

Editor : M Asrori S


Kategori Nasional

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.