Viral Polisi Saling Pukul, Ini Kata Kapolda Jambi

Penulis : Andra Rawas || Editor : Redaksi

INFOJAMBI.COM — Video saling pukul antara aparat kepolisian dan mahasiswa, saat pengamanan unjuk rasa mahasiswa di depan gedung DPRD Provinsi Jambi, kemarin, viral di media sosial.

Dalam video itu para pengunjukrasa kocar-kacir. Ada pula yang diamankan polisi. Selain itu terekam sebuah video, seseorang berpakaian preman menganiaya anggota polisi berpakaian lengkap saat mengamankan pengunjukrasa.

Menanggapi video viral itu, Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi menyatakan bahwa video itu benar mengamankan mahasiswa bukan aparat.

“Ya, itu yang diamankan mahasiswa salah satu kampus di Jambi yang melakukan anarkis dan melawan saat diamankan,” tegas Kuswahyudi, Rabu (21/10/2020).

Menurut Kabid Humas, saat diamankan, untuk melindungi mahasiswa tersebut diamuk massa, terjadi salah pukul. Aparat keamanan terkena pukulan.

“Saat ini mahasiswa sudah diamankan, kami masih melakukan penyelidikan video tersebut,” kata Kuswahyudi.

Demo menolak UU Cipta Kerja dilakukan ratusan mahasiswa dan pelajar di Kota Jambi hingga malam hari. Sebuah sepeda motor patroli polisi dibakar massa.

Dari pengamanan itu polisi mengamankan sedikitnya 28 pengunjukrasa yang diduga berbuat anarkis, termasuk pelaku pembakaran sepeda motor. Mereka diamankan di Polda Jambi untuk menjalani pemeriksaan. ***

Kategori Hukrim

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.