Viscose Rayon, Bahan Baku Ramah Lingkungan Pilihan Desainer

Laporan Doddi Irawan dari Bali

Produk busana berbahan baku viscose rayon produksi Asia Pasific Rayon / foto : doddi irawan

INFOJAMBI.COM – Partisipasi Asia Pacific Rayon (APR), perusahaan di bawah bendera Royal Golden Eagle (RGE) dalam Bali Fashion Trend, di Nusa Dua, Bali, menguatkan komitmen perusahaan dalam pengembangan fashion berkelanjutan.

Produsen viscose rayon terintegrasi terbesar se-Asia Tenggara, APR menunjukkan komitmennya mengembangkan sustainable fashion di Indonesia dengan berpartisipasi dalam Bali Fashion Trend Spring Summer 2020.

Direktur APR, Basrie Kamba (tengah) / foto : doddi irawan)

Ajang kreasi desainer dalam negeri ini diselenggarakan oleh Indonesia Fashion Chamber (IFC), mengangkat tema sustainable fashion yang dituangkan ke sejumlah karya berbahan kain rayon yang diproduksi secara berkelanjutan.

Direktur APR, Basrie Kamba, melihat konsep sustainable fashion dan “Everything Indonesia” akan memperkuat peluang industri tekstil dalam negeri.

Basrie yakin mengoptimalisasikan bahan baku tekstil dalam negeri dapat mempercepat target pemerintah dalam peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Everything Indonesia” merupakan semangat mendorong penggunaan produk lokal. Seluruh pihak diajak menggunakan bahan baku berasal dan diproduksi di Indonesia, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, seperti serat rayon yang diproduksi APR.

Busana karya desainer Indonesia menggunakan bahan baku viscose / foto : ist

“Konsep sustainable fashion menjadi perhatian dunia. Dengan sejumlah keunggulan, seperti bersumber dari bumi sendiri, biodegradable, serta terbarukan, rayon viscose bisa menjadi alternatif, sekaligus masa depan bahan baku tekstil. Mimpi menjadikan Indonesia salah satu kekuatan tekstil dan fashion dunia bisa tercapai,” ujarnya.

National Chairman of Indonesia Fashion Chamber (IFC), Ali Charisma, menyatakan tren saat ini menuntut fashion tidak hanya mengedepankan keindahan, tapi juga kelestarian lingkungan.

Menurut Ali, produk yang
dihasilkan APR dapat menjadi jawaban bagi para desainer, untuk berkarya menggunakan bahan baku terbarukan yang sesuai dengan perkembangan dunia fashion yang dinamis.

“Isu sustainable fashion menjadi perhatian utama di Eropa dan Amerika. Saat ini, rayon viscose menjadi salah satu pilihan utama untuk mengembangkan busana dari bahan berkelanjutan bila dibandingkan bahan baku lainnya,” ujar Ali.

Dalam gelaran fashion show, APR berkolaborasi dengan desainer anggota IFC SavLavin dan EnyMing, menampilkan 16 busana bercorak khas Indonesia yang terbuat dari viscose rayon.

Diselenggarakan 7-9 November 2019, Bali Fashion Trend menampilkan sejumlah karya dari 35 desainer ternama, serta bazar yang diikuti penggerak fashion Indonesia.

Sementara itu, Djarot Handoko selaku Head of Corporate Communications APR menjelaskan, Asia Pacific Rayon produsen viscose rayon pertama yang terintegrasi penuh di Asia dari hutan taman industri terbarukan.

Pabrik berkapasitas 240 ribu ton di Pangkalan Kerinci, Riau ini menggunakan teknologi produksi terkini, menghasilkan viscose rayon berkualitas tinggi untuk kebutuhan tekstil dan produk kebersihan pribadi.

APR berkomitmen menjadi produsen viscose rayon terkemuka, dengan prinsip keberlanjutan, transparansi, dan efisiensi operasional, melayani kepentingan masyarakat dan negara serta
memberi nilai kepada pelanggan. ***

Kategori Trend

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.