Visi Misi Syafril Nursal Paling Substantif dan Sistematis

Penulis : Rifky Rhomadoni || Editor : Wahyu Nugroho

INGOJAMBI.COM – Calon wakil Gubernur Jambi, Syafril Nursal tampil percaya diri pada debat publik yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi di Swiss-Bellhotel, Sabtu (21/11/2020) malam kemarin.

Bahkan visi misi yang disampaikan Syafril Nursal dengan tema pertama “Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Optimalisasi Pelayanan Publik” dan tema kedua “Sinkronisasi Pembangunan Antara Pusat dan Daerah” lebih substantif dan sistematis dibanding dua rival politiknya, Ratu Munawaroh dan Abdullah Sani.

Perbedaan ini sudah terlihat pada segmen pertama, dimana Syafril Nursal menjelaskan secara runut apa saja poin-poin visi misi apabila dipercaya masyarakat pada 9 Desember mendatang. Untuk tema pertama saja misalnya, secara eksplisit sudah tercantum dalam misi kedua Jambi Berkah yang dibesutnya bersama Fachrori Umar.

Syafril Nursal menyebutkan, ada dua elemen penting yang harus ditingkatkan, pertama kualitas SDM dan kedua sistem pelayanan publik. Dalam rangka meningkatkan mutu SDM, dirinya sudah  merancang sejumlah program, pertama pengembangan Learning and Assesment Center bagi ASN.

Kemudian kedua  pemetaan, reorganisasi, dan peningkatan standar pendidikan dan keterampilan spesifik ASN agar jabatan yang ditempatinya sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya. “Ketiga Peningkatan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Kesejahteraan Pegawai Tidak Tetap (PTT) melalui mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” katanya.

Syafril menambahkan bahwa, untuk elemen kedua pihaknya memandang perlu adanya peningkatan sistem pelayanan publik dengan sejumlah program. Yaitu pertama Digitalisasi Pelayanan Publik dan Penyediaan Pusat Penyaluran Aspirasi dan Pengaduan Masyarakat secara Online, kedua Pembangunan Indeks Tata Kelola Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kemudian dalam tema kedua dirinya memandang perlu sinkronisasi pembangunan antara pusat dan daerah. Sinkronisasi itu penting agar pembangunan Provinsi Jambi kedepan menjadi semakin lebih baik dan semakin maju, tidak bisa hanya bertumpu dengan APBD Provinsi Jambi saja.

Apalagi kondisi fiscal anggaran yang terkoreksi cukup signifikan lantaran kondisi pandemi Covid-19. Dengan adanya sinkronisasi tersebut, kata Syafril, program pembangunan pemerintah pusat yang bersumber dari APBN bisa dibawa ke Provinsi Jambi.

“Maka, perlu adanya sinkronisasi program pembangunan antara pusat dengan provinsi dan antara provinsi dengan kab/kota agar pembangunan yang bersumber dari dana APBN dapat ditarik lebih banyak ke daerah Jambi,” ujar Syafril.

Mantan Kapolda Sulawesi Tengah ini menambahkan bahwa, berdasarkan Pasal 91 ayat (8) dan Pasal 93 ayat (5) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, pemerintah provinsi juga memiliki peran strategis dalam mewakili pemerintah pusat untuk mengkonsolidasikan dan memastikan bahwa perencanaan pembangunan daerah sinkron dengan prioritas pembangunan nasional.

“Untuk program Jambi Berkah kita sudah sinkronisasikan, sesuai dengan visi dan misi yang sudah disampaikan saat debat Cagub oleh bapak Fachrori Umar,” katanya.

Karena itu pada segmen keenam, Berangkat dari visi misi itu, wajar saja pada segmen keenam Syafril Nursal menegaskan dirinya bersama Fachrori Umar berkomitmen memberikan yang terbaik bagi kemajuan kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia dan sinkroninasi program pembangunan adalah kunci utama keberhasilan pembangunan Jambi.

“Jambi harus dibangun oleh rakyat Jambi sendiri dan  rakyat harus jadi pilar utama dalam pembangunan itu. Kemamfaatan pembangunan juga harus dirasakan sebesar-besarnya untuk rakyat Jambi,” tegasnya.

Jendral polisi bintang dua ini menyebutkan, bahwa Jambi adalah negeri yang kaya karena hampir seluruh sektor penting sumber daya alam itu ada di Provinsi Jambi. Karena itu kedepan pihaknya kami akan memastikan bahwa kekayaan negeri Jambi benar-benar dinikmati oleh seluruh rakyat.

“Rakyat Jambi tidak boleh mati dilumbung padi, tidak boleh lapar, tidak boleh buta huruf, tidak boleh putus sekolah, tidak boleh tidak menedapatkan pelayanan kesehatan,” kata Safril Nursal.

Rakyat Jambi, kata Syafril Nursal, harus menjadi pelaku utama dan yang akan menerima mamfaat dari pembangunan. “Insya Allah, apabila Fachrori-Syafril dipercaya memimpin negeri ini, maka rakyat akan mendapatkan kesejahteraan dan keberkahan dari Allah SWT,” tegasnya.

Kemudian pada segmen kedua dan tiga terkait penajaman visi misi, penjelasan Syafril Nursal terlihat ilmiah dan terukur. Bahkan pada segmen keempat dan kelima, tanya jawab dan saling menanggapi, calon gubernur nomor urut 2 lebih dominan karen pertanyaan yang diberikan baik dari tim penelis dan dua kandidat lain dijawab dengan lugas, jelas dan solutif.***

Kategori Politik

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.