Wabup Robby Minta Akses Antar Desa Terkoneksi

Wakil Bupati Tanjabtim, Robby Nahliansyah

SUNGAILOKAN — Guna mendukung semangat peningkatan produktivitas masyarakat, pembangunan jalan desa harus terkoneksi dengan desa lain dan jalan menuju kecamatan. Para kepala desa diminta cermat memanfaatkan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), khususnya dalam melaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur jalan.

Komunikasi antar desa menjadi penting agar terkoordinasi. Apalagi, saat ini Pemkab Tanjabtim sedang menggalakkan pembangunan dan pemeliharaan jalan dengan pola swakelola. Nantinya peran aktif kepala desa di bawah koordinasi camatnya, menjadi salah satu penentu efektifitas program swakelola tersebut.

Hal itu ditekankan Wabup Tanjabtim, Robby Nahliyansyah, dalam arahannya pada peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sadu, di aula Kantor Camat Sadu, Sungai Lokan, Rabu (23/3).

Dari semua usulan yang disampaikan Kecamatan Sadu, Wabup Robby menjelaskan kemungkinan akan ada yang tereleminir. Hal itu semata karena kesanggupan anggaran. Apalagi, tahun 2017 Kecamatan Sadu dan Mendaharaulu mendapat porsi lebih besar dibanding kecamatan lain.


“Untuk alat berat saja kita sudah dahulukan Sadu. Tahun ini porsi Sadu terbesar selain Mendaharaulu. Ini artinya usulan 2018 yang kita bahas dalam musrenbang ini bisa saja tidak maksimal terakomodir. Namun jika keuangan daerah nanti mencukupi bisa saja semua usulan gol,” kata Robby.

Robby berharap usulan yang disampaikan Kecamatan Sadu merupakan representasi harapan segenap masyarakat Sadu. Kecamatan ini berada paling timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur, merupakan pemekaran dari kecamatan Nipahpanjang.

Pembangunan di Sadu saat ini sedang digalakkan. Bukan hanya pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat pun sedang berkegiatan di sana. Salah satunya pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung. Potensi Sadu sangat besar, meliputi perikanan, perkebunan, pertanian dan pariwisata. Namun sayang hingga kini masih belum terlihat progres yang optimal.

Menurut Wabup Robby, Sadu diibaratkan mutiara terpendam. “Potensinya sangat menjanjikan. Makanya kami ingin segera memulai agar potensi besar tersebut bisa segera bermanfaat bagi masyarakat,” tandas Robby. (infojambi.com/d)

Laporan : Willy Bronson

 

Kategori Birokrasi

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.