Wagub Paparkan Dukungan Pemprov terhadap Sistem Hamkam

INFOJAMBI.COM — Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, H Fachrori Umar, menerima kunjungan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bidang Hankam dan anggota tim kajian, di Ruang Kerja Gubernur Jambi, Senin (18/9).

Tujuan kedatangan Wantimpres ke Jambi untuk memperoleh data dan informasi terkini tentang penyelenggaraan fungsi pertahanan dan keamanan negara, serta pertahanan negara menghadapi ancaman non militer di daerah. Tim ini juga melihat implementasi pelaksanaan UU 3/2002, Perpres 97/2015 dan Permenhan 19/2016.

Tim Wantimpres yang datang adalah Letjen Purn M Yusuf Kartanegara, Mayjen TNI Purn Mashudi Darto SH SE, M Faried S.IP, Dwi Kusumo Hadindito, Mayjen Purn Dr I Gusti Putu Buana, Bridjen TNI Dr Moch Afifudin SE MM M.Si.

Turut mendampingi Wagub, Asisten Bidang Pemerintahan Arpani, Kaban Kesbangpol  Asnawi, Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Ekonomi dan Keuangan Ir H Tagor Mulia Nasution, Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Ir Husni Djamal M.AgrSt.

Rombongan Watimpres berada di Jambi pada 17 sampai 20 September. Selain  melakukan pertemuan dengan Wagub, tim mengunjungi Makorem 042/Gapu, Binda Provinsi Jambi, Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Provinsi Jambi, BNNP Jambi, Pelaksana Tugas Pokok Kemhan Jambi dan BPBD.

Wagub memaparkan kondisi real Provinsi Jambi serta upaya mendukung implementasi penyelenggaraan fungsi pertahanan dan keamanan negara, serta pertahanan negara menghadapi ancaman non militer di daerah.

Wagub menjelaskan, Provinsi Jambi memiliki penduduk yang relatif besar dan heterogen, berdomisili di 11 kabupaten/kota dan memiliki potensi konflik relatif besar.

Wagub mengemukakan, kebijakan Pemprov Jambi Jambi terkait UU tersebut yaitu Pergub 11/2009 tentang Pedoman Verifikasi Permohonan Hak Pengelolaan Hutan Desa, Pergub 16/2011 tentang Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang, Pergub 19/2011 tentang Pedoman Kewaspadaan Dini Masyarakat, Pergub 18/2012 tentang Kominda, Pergub 33/2012 tentang Pemantauan Orang Asing, Ormas Asing dan Tenaga Kerja Asing, perda tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

Provinsi Jambi termasuk Provinsi aman, walaupun ada demonstrasi tapi bisa diatasi. Ancaman ujaran kebencian mendapatkan perhatian, karena Jambi menjadi jalur lintas darat, laut, dan udara, sangat gampang masuk ke Jambi melalui Tanjabbar dari Batam.

“Pemerintah sangat menghormati sesuai kearifan lokal, semua masyarakat yang datang diterima dengan baik, namun sekarang zaman sudah berubah, pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap kedatangan orang-orang baru,” ungkap Wagub.

Pimpinan rombongan Wantimpres, Letjen Purn M Yusuf Kartanegara menyatakan, kunjungan ke beberapa daerah, termasuk Jambi, dilaksanakan  untuk membuat suatu kajian bidang pertahanan kemananan. Provinsi Jambi dipilih sebagai salah satu provinsi yang dikunjungi, karena Jambi kaya sumber daya alam, keanekaragaman budaya dan sedang berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan penting di Sumatera.

Yusuf menyatakan, kunjungan kerja ini juga dimaksudkan untuk mendapat data dan informasi dari instansi-instansi tertentu di Provinsi Jambi tentang persoalan subtansial di lapangan, terkait pelaksanaan fungsi pertahanan keamanan.

“Persoalan-persoalan yang ditemukan menjadi masukan bagi Tim Kajian anggota Hankam untuk menyelesaikan tugas kajiannya, termasuk menyusun nasihat dan pertimbangan bagi presiden dalam merumuskan kebiijakan, strategi dan upaya perumusan kebijakan presiden, strategi dan upaya memperkuat pertahanan non militer, sehingga NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 tetap utuh dan kokoh,” tutur Yusuf. (Maria – Humasprov)

 

Kategori Provinsi

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.