Minggu, 18 November 2018 | 08:58

Wakapolda Jambi Hadiri Kegiatan Menteri Pertanian di Jambi

Laporan Andra Rawas

Wakapolda Jambi, Brigjen Pol Ahmad Haydar, saat mendampingi Mentan Andi Amran Sulaiman, di Bahar Muaro Jambi.

INFOJAMBI.COM – Mewakili Kapolda Jambi, Wakapolda Jambi, Brigjen Pol Ahmad Haydar, turut menghadiri kegiatan peremajaan kelapa sawit Provinsi Jambi Tahun 2018, oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Desa Ujung Tanjung Kecamatan Bahar Kabupaten Muaro Jambi, Senin (10/9/2018).

Di Jambi terdapat 789 ribu hektare lahan sawit, dengan 578 ribu hektare diantaranya, adalah sawit rakyat. Dari jumlah itu, ada 63 ribu yang perlu diremajakan. Tahun 2018 ini, Kementan menargetkan peremajaan di Jambi seluas 20 ribu hektare lahan sawit. Jambi salah satu provinsi yang menerima dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Badan yang dikelola Kementerian Keuangan ini, menghimpun dana dari ekspor CPO yang harganya telah melebihi 750 dolar AS per metric ton, dengan pungutan sebesar sebesar 50 dolar AS per metric ton. Dana itu tidak menjadi bagian yang dibebankan pada harga tandan buah segar (TBS) yang dibayarkan kepada petani.

Mentan Andi Amran Sulaiman, menjelaskan, sawit masih menjadi komoditas ekspor terbesar Indonesia dengan volume ekspor sebesar 33,52 juta ton CPO pada 2017. Volume itu setara dengan nilai 21,26 miliar dolar AS.

“Peremajaan ini sangat penting dilakukan untuk menjaga produktivitas sawit, dan terpenting untuk keberlangsungan pendapatan petani di masa depan,” kata Amran.

Amran mencatat, secara nasional, terdapat 14,03 juta hektare lahan sawit di Indonesia, dengan luasan sawit rakyat 5,61 juta hektare. Dari total itu 2,4 juta hektare diantaranya perlu peremajaan, karena tanaman di dalamnya sudah berusia di atas 25 tahun.

Menurut Amran, program peremajaan ini merupakan sebuah kesempatan besar. Sebab, pemerintah sedang memberikan perhatian kepada petani, sehingga sudah sepatutnya pemda dan petani merespon dengan baik.

Selain Jambi, Amran menargetkan peremajaan sawit dapat menjangkau 185 ribu hektare di 20 provinsi dan 75 kabupaten pada tahun ini.

“Kebutuhan benih diprediksi bisa mencapai 27,7 juta batang yang dipasok dari 17 industri benih nasional,” katanya.

Dalam peremajaan kelapa sawit tahun 2018 juga dihadiri langsung Plt Gubernur Jambi, H Fachrori Umar, serta pejabat Forkopimda Provinsi Jambi.***

Editor : M Asrori S


Kategori Lensa

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.