Minggu, 20 Januari 2019 | 18:19

YLKI Gelar Aksi Petisi Seribu Tandatangan

Penulis : Wahyu
Editor : Wahyu Nugroho

Ketua YLKI Provinsi Jambi, Ibnu Khaldun (4kiri) (Wahyu)

INFOJAMBI.COM – Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Provinsi Jambi, Ibnu Khaldun, MH, menegaskan bahwa kenaikan tarif PDAM yang sudah diberlakukan ini sangat memberatkan masyarakat atau pelanggan PDAM di Kota Jambi.

Hal itu kata Ibnu Khaldun, terbukti dengan banyaknya masyarakat yang turut mendukung aksi petisi seribu tandatangan yang dilakukan oleh YLKI Provinsi Jambi di seputaran Tugu Keris Siginjai Kotabaru, dengan turut membubuhkan tandatangan penolakan kenaikan tarif PDAM dibeberapa spanduk yang telah disediakan oleh YLKI, bahkan beberapa masyarakat turut pula berorasi menentang kenaikan taris PDAM.

Menurut Ibnu Khaldun, YLKI selain telah melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jambi, pihaknya juga menuntut empat tuntutan, yakni pertama menolak kenaikan tarif PDAM, kedua menolak pemberlakuan minuman cash, ketiga mendesak DPRD dan Walikota Kota Jambi untuk segera mencabut kebijakan kenaikan tarif PDAM.

Kepada Media usai menggelar aksi petisi seribu tandatangan, Minggu (13/1/2019) pagi, Ibnu Khaldun juga meminta pihak terkait seperti BPK untuk mengaudit keuangan PDAM, dimana semua itu akan menjadi bukti tuntutan di Pengadilan Negeri Jambi.

Kepada masyarakat, khususnya pelanggan PDAM di Kota Jambi Ibnu Khaldun, berharap untuk ikut menghadiri jalannya sidang yang akan digelar tanggal 17 Januari 2019 mendatang.***


Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.