Minggu, 20 Januari 2019 | 00:19

YPI Pecat Dua Finalis Puteri Indonesia

Penulis : Tim Liputan
Editor : M Asrori S

INFOJAMBI.COM – Dua orang finalis Puteri Indonesia yang diduga terlibat kasus prostitusi online dan menjadi viral lewat pemberitan dibanyak media, akhirnya pihak Yayasan Puteri Indonesia (YPI) secara resmi mengeluarkan pernyataan.

Ketua Bidang Komunikasi YPI, Mega Angkasa MM, dalam pers rilis, Sabtu (12/1/2019), menyebutkan, bahwa finalis asal Kalimantan Utara 2017, Fatya Ginanjarsari, telah dipecat pada 2018 lalu, karena melanggar kontrak finalis PI, yaitu untuk mengikuti ajang Internasional, tanpa mendapat izin dari YPI.

Begitu juga finalis asal Jambi tahun 2016, Maulia Lestari, telah berakhir masa kontraknya bulan Maret 2018 lalu.

“Mulai hari ini, Sabtu (12/1/2019), kedua finalis PI tersebut, bukan merupakan bagian dari keluarga besar YPI, dan selanjutnya tidak diperkenankan untuk menggunakan atribut Finalis PI untuk kepentingan apapun, tegas Mega Angkasa.

Pengamat sosial dan publik, Nasroel-Yasier.

Atas hal hal yang merugikan nama baik YPI itu, menurut Mega Angkasa, pihak YPI berhak untuk melakukan tindakan hukum terkait dengan pencemaran nama baik YPI.

Sementara seorang pemerhati sosial dan publik Jambi, Nasroel Yasier, menyikapi menyeruaknya dugaan kasus protitusi online yang melibatkan puteri Jambi, dia minta tidak usah lagi Jambi mengikuti ajang puteri-puterian seperti itu, lebih besar modharat dari manfaatnya.

“Semula kita berharap, dia (Puteri Indonesia-red) dapat mempromosikan potensi Provinsi Jambi, salah satunya mempromosikan pariwisata Jambi. Ternyata selama ini ngak ada tuh yang dipromosikan, lihat di medsos milik ML itu, yang ada dia menjual diri dia, dengan poto seksi,” jelas Nasroel, yang acapkali dipangil Atuk oleh berbagai kalangan ini.***


Kategori Lensa

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.