Zola : Asal Boleh Beda, Kita Semua Orang Jambi

KOTAJAMBI — Gubernur Jambi, H Zumi Zola, berharap seluruh komponen, unsur dan lapisan masyarakat mendukung pembangunan di Provinsi Jambi. Harapan itu disampaikan Zola dalam Rapat Kerja Tahun Persodaan Keluarga Karo Mejuah-juah (PKKM) Provinsi Jambi 2017, di aula PTPN VI, Kota Jambi, Minggu (23/4) malam.

Tema acara adalah “Melestarikan Budaya Karo Melalui Acara Kerja Tahun dalam memperkuat Persatuan Nasional untuk Mewujudkan Jambi TUNTAS 2021”. Dalam kesempatan tersebut, Zola mengukuhkan pengurus PKKM periode 2017 – 2022 Provinsi Jambi, dengan Dr. Pantun Bukit sebagai ketua.

Zola mengatakan, dukungan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan sangat penting, untuk mempercepat pencapaian tujuan program pembangunan di Provinsi Jambi, dan kerukunan masyarakat Provinsi Jambi yang terdiri dari berbagai suku dan agama juga sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif, yang sangat mendukung dalam pelaksanaan program dan kebijakan pembangunan.

Zola mengemukakan, keragaman, kemajemukan, pluralitas yang ada di Indonesia dan juga di Provinsi Jambi merupakan kekuatan yang harus dirawat dan dipertahankan dengan baik, dan seluruh suku yang ada di Provinsi Jambi berkontribusi dalam pembangunan untuk kemajuan Provinsi Jambi. “Baik di Indonesia maupun di Provinsi Jambi, Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu jua) telah ada dari generasi ke generasi, kita harus merawatnya, kita harus pertahankan, dan kita wariskan kepada anak cucu kita dengan kondisi yang baik, rukun, harmoni,” ujar Zola.

Zola mengibaratkan kemajemukan di Indonesia dan di Provinsi Jambi seperti pelangi, perpaduan dari aneka warna yang memancarkan keindahan. “Sperti itu jugalah kemajemukan kita, keberagaman yang akan menghasilkan keindahan dan kekuatan jika berpadu dengan baik. Untuk itu, mari kita jaga dan rawat kemajemukan ini dengan baik,” himbau Zola.

“Asal boleh beda, tetapi kita semua orang Jambi,” tegas Zola.

Zola mengungkapkan, saat ini, kerukunan di Indonesia menghadapi banyak tantangan. “Kita menghadapi berbagai tantangan dan cobaan, apakah kita kuat dalam perbedaan. Kita harus kuat, kita harus rukun,” terang Zola.

Zola mengemukakan, salah satu cara untuk merawat dan mempertahankan kebhinnekaan itu adalah dengan toleransi dan menjalin silaturahmi dengan baik. Selain itu, Zola juga menghimbau seluruh pengguna media sosial di Provinsi Jambi untuk menyampaikan sesuatu, apalagi yang isinya kritik, dengan beretika dan santun. “Kritik boleh saja, silahkan, tetapi harus dengan etika. Saya berharap pengguna media sosial bisa beretika dan santun, kita semua bersaudara,” ungkap Zola.

“Salah satu cara untuk mengenyahkan berbagai provokasi adalah dengan menjalin silaturahmi. Saya mendorong silaturahim dan mendukung toleransi. Jambi sebagai salah satu provinsi teraman di Indonesia, kita harus pertahankan itu,” sambung Zola.

Zola menyatakan, dalam menyusun program Pemerintah Provinsi Jambi, dia melibatkan seluruh kalangan yang mempunyai kapabilitas, salah satunya Dr. Pantun Bukit, salah satu tokoh masyarakat Jambi asal Batak Karo (Sumatera Utara), sebagai tim ahli penyusun program pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi.

Menanggapi permintaan komunitas masyarakat Jambi asal Karo agar dibantu pembangunan gedung pertemuan Karo, Zola mengatakan bahwa dia akan mengusahakan memberikan bantuan melalui APBD Provinsi Jambi.

Terkait terpilih dan dikukuhkannya kepengurusan PKKM Provinsi Jambi Tahun 2017 – 2012, dengan Dr.Pantun Bukit sebagai ketua, Zola berharap supaya pengurus yang baru dikukuhkan bisa mengayomi masyarakat asal Karo yang ada di Provinsi Jambi serta menyesuaiakan program kerjanya dengan program pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi, untuk mendukung pencapaian program pembangunan Provinsi Jambi.

Sebelumnya, Ketua Persodaan Keluarga Karo Mejuah-juah (PKKM) Periode 2017 – 2022 Provinsi Jambi, Dr.Pantun Bukit menyampaikan, orang Karo telah ada di Jambi sejak 85 tahun yang lalu, yang pertama marga Barus,

Pantun Bukit menjelaskan, sebagian besar pekerjaan masyarakat Jambi asal Karo adalah di sektor pertanian, terutama di subsektor perkebunan, dan perekonomian Provinsi Jambi ditopang oleh perkebunan.

Pantun Bukit mengatakan, masyarakat Jambi asal Karo yang sebagian besar kerja di sektor pertanian subsektor perkebunan, sangat mendukung upaya Gubernur Jambi dalam mempercepat hilirisasi produk perkebunan, supaya menghasilkan barang jadi atau setengah jadi. “Kami sangat mendukung program pembangunan Provinsi Jambi,” tegas Pantun Bukit.

Pantun Bukit mengungkapkan, masyarakat Jambi asal Karo sangat menginginkan adanya gedung [ertemuan Karo dan berharap agar Gubernur Jambi bisa membantu pembangunan gedung pertemuan tersebut.

Ketua PKKM Provinsi Jambi dan tokoh masyarakat Jambi asal Karo memberi dan mengenakan kain adat masyarakat Karo kepada Gubernur Jambi, dilanjutkan dengan tari bersama. Wakil Walikota Jambi, H Abdullah Sani dan H.Zumi Laza juga turut hadir dalam acara tersebut. (infojambi.com)

Penulis : Mustar Hutapea

 

Kategori Provinsi

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.