Sabtu, 22 Juli 2017 | 07:32

Perayaan Waisak di Muaro Jambi Terbesar Kedua Setelah Borobudur

MUAROJAMBI — Gubernur Jambi, H Zumi Zola, turut serta melepas lampion Waisak, di Kawasan Percandian Muaro Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (11/5). Pelepasan 1.000 lampion ke udara ini merupakan rangkaian dari Perayaan Waisak Bersama Umat Budha 2561 BE/2017 M.

Zola tiba di Kawasan Percandian Muaro Jambi sekitar jam 02.30 WIB. Setelah mengikuti doa bersama para umat Budha, Zola diberi kehormatan melepas lampion. Panitia mengatakan, 1.000 lampion yang dilepas ke udara sebagai pertanda harapan dan kebaikan, bukan hanya bagi umat Budha, tapi juga Indonesia dan jagat raya.

Zola menyatakan, tahun ini Pemprov Jambi memfasilitasi perayaan Waisak di Kawasan Percandian Muaro Jambi. Ada 3.000 biksu. Berdoa bersama untuk kedamaian negeri dan kesejahteraan masyarakat.

Pemprov Jambi sangat bangga bisa menerima tamu, termasuk biksu-biksu yang bukan hanya dari Indonesia, tapi juga dari luar negeri, seperti Thailand dan Birma. Di Candi Muaro Jambi perayaan Waisak kedua terbesar setelah Candi Borobudur.

“Even ini bagus dan sudah saya sampaikan ke pemerintah pusat. Ini diapresiasi kementerian terkait. Kita harap ini dilakukan tiap tahun. Bukan hanya even nasional, tapi internasional,” ujar Zola.

Perayaan Waisak ini digabungkan dengan Festival Candi Muaro Jambi. Ada nilai budaya, ada nilai adat yang kental, menjadi kebanggan masyarakat Provinsi Jambi dan Indonesia. Acara ini diselenggarakan selama empat hari.

Gubernur Jambi, Zumi Zola memadukan Perayaan Waisak 2561 BE/2017 M dan Festival Candi Muaro Jambi, untuk meningkatkan wisata Provinsi Jambi dan memperjuakan Kawasan Percandian Muaro Jambi menjadi world heritage (warisan dunia) UNESCO. (infojambi.com)

Penulis : Mustar Hutapea

 

Kategori Agama,Provinsi

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.