Minggu, 21 Januari 2018 | 09:42

Breaking News : Dua ABK Diyakini Masih Terapung, Tim Basarnas Butuh Helikopter

Tim Basarnas sebelum turun mencari nelayan yang kapalnya dihantam badai.

INFOJAMBI.COM — Tragedi angin dan gelombang besar menghantam sejumlah kapal nelayan di perairan Tanjung Jabung Timur, Jambi, Jumat (12/1/2018), ternyata juga menenggelamkan KM Kasmawati yang sebelumnya hilang kontak.

Kepastian tenggelamnya kapal nelayan itu setelah warga menemukan salah satu ABK-nya, Ridwan, yang berenang ke pantai Sungai Itik. Ridwan saat ini sudah bersama tim Basarnas. Namun rekannya, Rusdi, yang juga memutuskan berenang ke pantai, hingga saat ini belum diketahui nasibnya.

Sedangkan dua rekannya yang lain, Yasiman dan Johan Asattar, lebih memilih bertahan di puing kapal. Mereka juga tidak diketahui nasibnya. Hanya saja, meski sudah memasuki hari ketiga, Ridwan yakin dua rekannya masih hidup.

“Ridwan sangat yakin dua rekannya yang terapung di laut masih hidup. Karena itu kami butuh gerakan cepat,” kata Camat Nipah Panjang, Tanjabtim, Kamaruddin yang saat dihubungi infojambi.com sedang bersama Ridwan.

Kamaruddin sudah berkoordinasi dengan Basarnas. Kapal Basarnas tidak sanggup menjemput keduanya, karena gelombang dan angin yang masih besar hingga saat ini. Sementara sebagian tim akan menyisir pantai untuk menemukan Rusdi.

Satu-satunya cara menjemput nelayan yang terapung adalah dengan helikopter khusus. Sayangnya helikopter Basarnas sedang di Sumatera Utara.

“Kalau dengan kapal kita ini, jelas tidak sanggup, harus pakai heli. BPBD Provinsi Jambi mungkin standbye helinya. Kalo mereka bisa bantu, kami siap searching lokasi perkiraan para korban,” kata Erwin, kapten kapal Basarnas.

Jumat (12/1/2018) sekitar pukul 17.30 WIB gelombang besar disertai angin kencang memporak-porandakan sejumlah kapal nelayan Tanjabtim. Mereka melaut di perairan Kecamatan Nipah Panjang – Sadu. Sejumlah nelayan berhasil selamat.

BERITA TERKAIT : Nelayan Belum Ditemukan, Ini Upaya Camat dan Basarnas…..

Nelayan yang tergabung di KM Kasmawati hingga kini hanya Ridwan yang selamat. Kapal nelayan ini berawak empat orang. Darno, nelayan di kapal berbeda, sebelumnya terdampar di Kuala Parit Melintang, Sadu. Dia juga berhasil diselamatkan. (Willy Bronson — Tanjung Jabung Timur)

 

Kategori Lensa

Tags: ,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.