Zainubi Tewas Tertembak, Begini Pengakuan Saksi Mata

Penulis : Rudi Ichwan || Editor : Dora

Jenazah Zainubi di rumah duka (foto : rudi)

INFOJAMBI.COM – Zainubi (40), warga Desa Karang Mendapo, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, meregang nyawa, Jum’at (29/5/2020) malam.

Zainubi alias Nubi menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit, setelah tertembak oleh anggota Unit Reskrim Polsek Pauh, Sarolangun.

Peristiwa penembakan itu disaksikan oleh warga Karang Mendapo, Taufik Rahman. Zainubi tertembak dari jarak dekat.

Taufik menceritakan, peristiwa terjadi Jum’at (29/5/2020) sore, selepas maghrib.

Menurut Taufik, mulanya ada beberapa anggota kepolisian masuk ke Zainubi.

Tidak lama berselang tiga anggota polisi keluar dari rumah Zainubi. Satu pakaian dinas polisi, dan dua orang lagi berpakaian preman.

Tiba-tiba ayah Zainubi keluar dari dalam rumah. Dia berusaha menghalangi polisi yang ingin menangkap putranya.

Zainubi juga ikut keluar dari dalam rumah. Dia terlihat hendak melarikan diri, namun terlihat oleh Seorang polisi berpakaian preman.

Dorrr !!! Polisi itu menembakkan senjatanya satu kali ke arah atas. Tapi Zainubi tetap berusaha kabur.

Dorrr !!! Senjata polisi kembali meletus. Namun kali ini menuju ke arah Zainubi. Jaraknya sekitar 10 meter.

Zainubi pun tersungkur. Peluru polisi tepat mengenai punggungnya sebelah kiri.

Melihat korban roboh, rombongan polisi langsung pergi menggunakan mobil. Zainubi kemudian dibawa oleh warga ke rumah sakit.

“Sayangnya nyawa Zainubi tidak bisa diselamatkan lagi,” ujar Taufik.

Warga minta kasus ini ditangani secara adil. “Kami minta pemerintah adil,” ungkap Taufik.

BACA JUGA : Tanggapi Kerusuhan Sarolangun, Ini Kata Kapolda Jambi

Jenazah Zainubi tiba di rumah duka Sabtu (30/5/2020) dinihari, sekitar pukul 01.30 WIB.

Rencananya jenazah Zainubi dimakamkan Sabtu siang, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Karang Mendapo. ***

Kategori Hukrim

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.